Berita

Ilustrasi

Politik

Tiga Kali Bedah, Kondisi Andrie Yunus Berangsur Membaik di RSCM

SELASA, 07 APRIL 2026 | 11:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kondisi Andrie Yunus, Wakil Koordinator KontraS, menunjukkan perkembangan kondisi yang berangsur membaik setelah menjalani perawatan di RSUP Cipto Mangunkusumo, usai kejadian penyiraman air keras pada 12 Maret 2026.

Kabar itu disampaikan Tim Advokasi untuk Demokrasi, Daniel Winarta dalam Diskusi Publik bertajuk “Keadilan Untuk Andrie Yunus, Militer Harus Tunduk Pada Peradilan Umum” yang diselenggarakan oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia di Aula Pusgiwa UI, Depok, Jawa Barat.

"Kondisi terkini Andrie Yunus masih dalam perawatan intensif di RSCM, tepatnya di ruang high care unit dengan akses terbatas," ujar Daniel dalam keterangan tertulis, Selasa 7 April 2026.


Kata Daniel, Andrie telah menjalani tiga kali operasi pada bagian mata akibat serangan air keras yang menyebabkan luka serius, termasuk kerusakan jaringan seperti efek terbakar. 

"Meskipun korban telah sadar dan dapat berkomunikasi, proses pemulihan masih berlangsung sehingga belum memungkinkan untuk menerima banyak kunjungan secara langsung," tuturnya.

Lebih lanjut, Daniel menjelaskan bahwa para pelaku diduga telah melakukan pengintaian sejak sebelum kejadian, termasuk mengikuti pergerakan korban dari beberapa titik hingga lokasi penyerangan. 

"Para pelaku juga menggunakan berbagai modus penyamaran, seperti atribut layanan ojek online, serta menunjukkan pola komunikasi yang terorganisir di lapangan," tuturnya.

Dalam konteks hukum, ia menegaskan bahwa kasus ini seharusnya diproses melalui peradilan umum. Hal ini mengingat pergerakan pelaku yang sudah lama memantau pergerakan korban.

"Ini juga mengingat tindak pidana yang dilakukan merupakan kejahatan umum dan melibatkan aktor lintas status," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Wall Street Variatif, Nasdaq Naik Ditopang Saham AI

Rabu, 23 September 2026 | 08:21

Kejagung Garap Lima Saksi di Kasus Korupsi MBG, Ada Pegawai SPPG Karawang

Rabu, 23 September 2026 | 08:06

Emas Gagal Bersinar, Tertekan Ekspektasi Suku Bunga Ketat dan Penguatan Dolar AS

Rabu, 23 September 2026 | 07:41

Dolar AS Berfluktuasi Ditopang Ketidakpastian Minyak

Rabu, 23 September 2026 | 07:23

Bursa Eropa Beragam: Dorongan Sektor Teknologi Imbangi Tekanan Sektor Keuangan

Rabu, 23 September 2026 | 07:07

Ruang Amal Indonesia-IFG Life-Kemenko PM Hadirkan Program bagi Ojol Tunarungu

Rabu, 23 September 2026 | 06:40

Sering Kebakaran, Gedung Wajib Miliki Alat Deteksi Dini

Rabu, 23 September 2026 | 06:28

MUI Minta Pelaku Usaha Bersiap Hadapi Wajib Halal 18 Oktober

Rabu, 23 September 2026 | 06:18

Kursi Gibran Goyang

Rabu, 23 September 2026 | 06:03

Dua Jemaah Haji Indonesia Masih Dirawat di RS Arab Saudi

Rabu, 23 September 2026 | 05:45

Selengkapnya