Berita

Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Mery Luciawaty, dalam forum Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 1 April 2026. (Foto: Dok. Pertamina)

Bisnis

PHE Percepat Pengembangan Lapangan Migas untuk Perkuat Ketahanan Energi

SENIN, 06 APRIL 2026 | 11:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina Hulu Energi (PHE) mempercepat pengembangan lapangan minyak dan gas bumi (migas) sebagai strategi memperkuat ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global dan volatilitas harga minyak.

Komitmen tersebut disampaikan Direktur Pengembangan dan Produksi PHE, Mery Luciawaty, dalam forum Offshore Technology Conference (OTC) Asia 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 1 April 2026. Dalam sesi bertema Accelerating Development for Energy Security: Fast-Tracking Field Strategies in a Volatile World, Mery menegaskan bahwa percepatan pengembangan lapangan migas menjadi langkah strategis untuk menjaga keberlanjutan produksi sekaligus memenuhi kebutuhan energi domestik yang terus meningkat.

Saat ini PHE mengelola 20 basin dengan produksi sekitar 1 juta barel setara minyak per hari (MMBOEPD). Kontribusi tersebut setara dengan sekitar 65% produksi minyak nasional dan 36% produksi gas nasional dari 27% wilayah kerja migas domestik.


Dalam pengembangannya, PHE menghadapi sejumlah tantangan, antara lain penurunan produksi alamiah (decline rate) minyak sebesar 24% dan gas 21%, kondisi 65% aset yang telah berusia lebih dari 30 tahun, tingginya biaya operasi pada lapangan yang telah memasuki tahap akhir produksi, serta tantangan komersialisasi lapangan gas stranded di wilayah terpencil.

Untuk mengatasinya, PHE menerapkan berbagai strategi, mulai dari percepatan pematangan proyek (project maturation), pengembangan lapangan marginal secara terintegrasi, hingga pemanfaatan teknologi seperti enhanced oil recovery (EOR), pengembangan lapangan deepwater, migas nonkonvensional, chemical enhanced oil recovery (CEOR), serta pembangunan ekosistem carbon capture, utilization and storage (CCUS).

Di tingkat internasional, PHE juga memperkuat portofolio melalui PT Pertamina Internasional Eksplorasi dan Produksi (PIEP) yang mengelola aset di Aljazair, Irak, dan Malaysia, serta kepemilikan mayoritas di Maurel & Prom yang beroperasi di Afrika, Amerika, dan Eropa.

"Di tengah ketidakpastian global, percepatan pengembangan lapangan migas menjadi langkah strategis untuk memastikan ketahanan energi nasional, sekaligus menjaga keberlanjutan pasokan energi bagi masyarakat dan industri," ujar Mery.

Melalui penguatan kapabilitas organisasi, kemitraan strategis, dan dukungan kebijakan fiskal yang kompetitif, PHE optimistis dapat meningkatkan produksi migas sekaligus mendukung target swasembada energi nasional.

Selain meningkatkan kinerja operasional, PHE terus menjalankan investasi hulu migas berdasarkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) serta menerapkan kebijakan Zero Tolerance on Bribery melalui implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berstandar ISO 37001:2016.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya