Berita

Kolase pemukiman warga yang terendam banjir. (Foto: RMOLSumsel)

Nusantara

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

MINGGU, 05 APRIL 2026 | 21:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Hujan deras yang mengguyur Palembang pada Minggu sore, 5 April 2026 memicu banjir di sejumlah titik. Genangan air yang cukup tinggi bahkan mengganggu aktivitas warga serta arus lalu lintas di berbagai ruas jalan utama.

Di tengah situasi tersebut, warga ramai-ramai menyiarkan kondisi banjir secara langsung melalui media sosial, khususnya TikTok. Sejumlah siaran langsung yang beredar memperlihatkan air yang terus meninggi, kendaraan terjebak, hingga kemacetan panjang di jalan protokol.

Dikutip dari Kantor Berita RMOLSumsel, kawasan yang terdampak banjir cukup luas. Di antaranya Pipa Reja, Kasnariansyah, Kemang Manis, Kamboja, Basuki Rahmat, Sekip, KM 5, Simpang Polda, Simpang Lima DPRD hingga Sukarami.


Di beberapa titik, genangan air dilaporkan mencapai ketinggian sebetis hingga hampir selutut orang dewasa. Kondisi tersebut membuat banyak sepeda motor mogok, sementara mobil terpaksa berjalan perlahan menembus banjir.

“Airnya cepat sekali naik. Tadi masih normal, tidak lama langsung banjir,” ujar seorang warga dalam siaran langsung yang viral di media sosial.

Suasana dramatis terlihat di sejumlah ruas jalan. Para pengendara tampak berhati-hati agar tidak terjatuh atau mengalami kerusakan mesin akibat genangan air.

Tak hanya jalan raya, banjir juga mulai merendam kawasan permukiman. Air dilaporkan masuk ke halaman bahkan ke dalam rumah warga di beberapa lokasi.

“Tolonglah pak, kami di RT 12 Jalan Angkatan 66. Banjir sudah masuk rumah setinggi dengkul,” ungkap seorang warga bernama Sandra dalam siaran langsung di TikTok.

Salah satu wilayah yang dilaporkan terdampak cukup parah berada di Jalan Kasnariansyah, dengan ketinggian air disebut mencapai dada orang dewasa. Aparat kecamatan setempat dilaporkan telah mengevakuasi sebagian warga ke lokasi yang lebih aman.

Keluhan juga disampaikan warga terkait penanganan banjir yang dinilai belum maksimal. Rohman, salah seorang warga, berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret.

“Kalau ada kejadian baru direspons, kalau tidak ada kejadian dibiarkan. Ini sudah jelas banjir, harus ada solusi seperti perbaikan drainase atau pengerukan,” keluhnya.

Meski hujan telah reda, genangan air di sejumlah titik dilaporkan masih belum surut dan terus menyebabkan kemacetan, terutama di jalan-jalan utama.

Dari pantauan, Wali Kota Palembang Ratu Dewa juga turun langsung meninjau sejumlah lokasi banjir, sebagaimana terlihat dari unggahan di akun media sosial resminya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya