Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Daya Tarik Safe-Haven Bangkit, Harga Emas Merangkak Naik

SELASA, 31 MARET 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas terus merangkak naik dalam dua hari terakhir akibat statusnya sebagai aset aman (safe-haven) di tengah memanasnya konflik Timur Tengah. 

Meski demikian, secara keseluruhan harga logam mulia ini masih mencatat kinerja bulanan terburuk sejak 2008.

Dikutip dari Reuters, Selasa 31 Maret 2026, emas spot menguat 0,6 persen ke 4.518,57 Dolar AS per ons pada akhir perdagangan Senin. Sedangkan emas berjangka AS menguat 0,7 persen ke 4.557,50 Dolar AS per ons.


Ketegangan geopolitik mencapai titik baru setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan menghancurkan fasilitas energi Iran jika Selat Hormuz tetap ditutup. Ancaman ini menyusul serangan rudal Teheran ke Israel, yang memicu kekhawatiran pasar akan gangguan pasokan energi global.

Faktor lain yang dipantau adalah pergerakan Indeks Dolar (DXY) dan imbal hasil obligasi.

Meski naik hari ini, emas telah anjlok lebih dari 14 persen sepanjang Maret. Penurunan tajam ini dipicu oleh lonjakan harga energi yang mendorong inflasi dan memaksa pasar memperkirakan suku bunga akan tetap tinggi.

Sebagai aset tanpa imbal hasil, emas menjadi kurang menarik saat suku bunga global berada di level tinggi (saat ini suku bunga The Fed di kisaran 3,50 - 3,75 persen.

Pasar kini menanti rilis data penting dari AS pekan ini, termasuk nonfarm payrolls dan data lowongan pekerjaan. 

Analis City Index, Fawad Razaqzada, mencatat bahwa level 4.700 - 4.750 Dolar AS adalah ujian krusial. Jika emas gagal menembus angka tersebut, kenaikan saat ini kemungkinan besar hanya bersifat sementara sebelum kembali melemah.

Perak juga menguat 1 persen ke 70,27 Dolar AS per ons. Platinum naik 1,6 persen menjadi 1.891,71 Dolar AS per ons.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya