Berita

Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI). (Foto: Istimewa)

Politik

BMI akan Investigasi Aktor di Balik Tuduhan AHY Dalang Isu Ijazah Jokowi

MINGGU, 29 MARET 2026 | 06:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Langkah Badan Hukum dan Pengamanan Partai (BHPP) DPP Partai Demokrat untuk segera menyeret pengelola kanal YouTube Dibikin Channel ke ranah hukum sangat tepat.

Demikian dikatakan Ketua Harian Dewan Pimpinan Nasional Bintang Muda Indonesia (DPN BMI) Aditiya Utama yang didampingi Wakil Ketua Arnod Sihite dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu 29 Mei 2026.

"Ini untuk memastikan ruang digital Indonesia bersih dari produsen hoaks," kata Aditya.


Lebih dari sekadar langkah hukum formal, BMI juga akan melakukan investigasi mandiri dan tracing digital untuk mencari dalang di balik kanal Youtube Dibikin Channel. 

"BMI akan mencari tahu siapa yang mendanai dan siapa aktor intelektual di balik konten tersebut," kata Aditya.

BMI juga memberikan ultimatum terbuka kepada pengelola kanal Dibikin Channel dan aktor-aktor di belakangnya untuk segera menghentikan fitnahnya, menghapus konten terkait, dan menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada  Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) serta Partai Demokrat.

"BMI yang akan bergerak mencari dan mengungkap wajah asli aktor di balik akun tersebut ke publik," pungkas Aditya.

Melalui kanal YouTube Dibikin Channel, Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, bersama Ketua DPR Puan Maharani dan ulama Habib Rizieq Shihab dituduh bertindak sebagai koordinator dalam penyebaran isu ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi).

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya