Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo. (Foto: Istimewa)
Letnan Jenderal Yudi Abrimantyo. (Foto: Istimewa)
Pakar komunikasi sosial politik Universitas Padjadjaran (Unpad), Rusdin Tahir menyesalkan, langkah tersebut disertai adanya narasi "cuci tangan". Sebab, menurutnya, fakta hukum masih terus didalami oleh Puspom TNI.
"Dari sudut pandang akademik, situasi demikian patut dikritisi, karena dapat mempengaruhi persepsi publik sebelum fakta hukum teruji secara memadai,” ujar Rusdin kepada wartawan, Sabtu 28 Maret 2026.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
UPDATE
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13
Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06
Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32
Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05