Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas dan Perak Kompak Melaju di Penutupan Pekan

SABTU, 28 MARET 2026 | 08:55 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Mengakhiri perdagangan di pekan terakhir Maret, pasar logam global menunjukkan performa yang beragam. 

Berdasarkan data penutupan pasar pada Jumat, 27 Maret 2026, logam mulia seperti emas dan perak terpantau kompak menguat, sementara tembaga masih berjuang di zona merah.

Emas kembali menunjukkan taringnya sebagai aset aman (safe haven) akibat aksi beli saat harga turun setelah melemah di awal pekan
Emas Spot: Ditutup menguat 2,63 persen ke level 4.495,05 Dolar AS per troy ons. Kenaikan ini menunjukkan kembalinya minat beli investor di pasar fisik dan transaksi langsung sebagai antisipasi ketidakpastian ekonomi global.

Emas Spot: Ditutup menguat 2,63 persen ke level 4.495,05 Dolar AS per troy ons. Kenaikan ini menunjukkan kembalinya minat beli investor di pasar fisik dan transaksi langsung sebagai antisipasi ketidakpastian ekonomi global.

Emas Berjangka AS (April 2026): Tercatat juga mengalami kenaikan di kisaran 4.481,50 Dolar AS hingga  4.505,20 per troy ons. Meskipun sempat fluktuatif di awal sesi, kontrak berjangka untuk pengiriman April ini berhasil menguat mengikuti tren positif harga spot.

Tak mau kalah dengan emas, perak juga mencatatkan performanay. Harga perak ditutup naik 2,24 persen di posisi 69,58 Dolar AS per troy ons. 

Secara mingguan, logam ini tumbuh stabil di angka 2,95 persen. Menariknya, jika ditarik garis satu tahun ke belakang, perak menjadi komoditas dengan lonjakan paling tajam, yakni meroket hingga 104,13 persen, dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kondisi berbeda justru dialami oleh tembaga. Sebagai logam yang sangat bergantung pada aktivitas industri, tembaga menutup perdagangan Jumat dengan koreksi tipis 0,27 persen ke level 5,43 Dolar AS.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

UPDATE

Prabowo Harus Siapkan Langkah Antisipatif Ketahanan Energi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:59

Beckham Jawab Keraguan dengan Tampil Trengginas di GBK

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:48

Daftar 97 Pinjol yang Didenda KPPU Imbas Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 03:28

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Wejangan Ray Dalio

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:45

Ketua DPD Dorong Pembangunan Fondasi Sepak Bola Lewat Kompetisi

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:29

KPPU Denda 97 Pinjol Buntut Praktik Kartel Suku Bunga

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:59

Purbaya Disentil Anas Urbaningrum Usai Nyemprot Ekonom Kritis

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:33

Serius Bahas PP Tunas

Sabtu, 28 Maret 2026 | 01:18

Polri Didesak Audit Dugaan Aliran Dana Asing ke LSM

Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:59

Selengkapnya