Berita

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Foto: RMOL/Alifia)

Politik

Meski Stok Diklaim Aman, Bahlil Minta Masyarakat Hemat LPG dan BBM

JUMAT, 27 MARET 2026 | 15:01 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan gas LPG dan BBM di tengah memanasnya situasi global akibat perang di Timur Tengah.

Hal tersebut disampaikan Bahlil setelah sejumlah negara ASEAN mengumumkan darurat energi karena pasokan terganggu di Selat Hormuz. Namun, Indonesia, kata Bahli masih memiliki stok BBM dan LPG yang aman.

“Jadi, stok BBM kita insya Allah dalam kondisi yang aman. Standar minimal, minimum syarat,” kata Bahlil di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta pada Jumat, 27 Maret 2026.


Meski demikian, ia menegaskan bahwa sekitar 70 persen kebutuhan LPG nasional masih berasal dari impor, sehingga diperlukan kesadaran bersama untuk menggunakan energi tersebut secara bijak.

“LPG yang kita harus butuh effort bersama-sama dan ini harus kita... Saya menyarankan kepada masyarakat untuk kita bijaksana dalam memakai LPG. Kita tahu bahwa LPG kita 70 persen kita impor,” jelasnya.

Pemerintah, sambungnya, akan terus memastikan distribusi LPG berjalan lancar, dengan pasokan dari negara lain.

“Sampai dengan hari ini kondisinya clear. Kapal-kapal yang juga kita beli dari beberapa negara masih on the track. Jadi insya Allah aman,” katanya.

Namun, Bahlil kembali mengingatkan bahwa kondisi perang dan ketegangan global bisa berdampak pada perebutan pasokan energi antarnegara, sehingga masyarakat diminta tidak menggunakan LPG secara berlebihan.

“Tapi kan bagaimanapun kondisi global ini membuat kita semua harus ikhtiar. Sekali lagi saya mengatakan bahwa ini ikhtiar itu agar lebih bijaksana dalam memakainya. Sekalipun kita ada duit, tapi kalau barangnya kita harus rebut dengan negara lain. Nah ini kan kita harus benar-benar menjaganya. Itu maksud saya. Jangan dibawa ke sana ke mari lah," pungkasnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

PR Gus Kikin: Pembenahan Sektor Pendidikan, Kesehatan, dan Ekonomi

Sabtu, 05 September 2026 | 00:27

Tiga Ayat NU

Sabtu, 05 September 2026 | 00:11

Kapasitas PSEL Dinilai Belum Cukup Imbas Penutupan 343 TPA

Jumat, 04 September 2026 | 23:56

Pendekar 08 Perluas Bantuan ke Sekolah Hingga Pengungsi Mandiri di NTT

Jumat, 04 September 2026 | 23:40

Garudayaksa FC Gandeng Zentara Sambut Super League

Jumat, 04 September 2026 | 23:28

Gerilya Diplomasi: Menjahit Kepentingan Nasional di Panggung Global

Jumat, 04 September 2026 | 23:20

SMK Go Global Jadi Strategi Siapkan Calon PMI Masuk Bursa Kerja Dunia

Jumat, 04 September 2026 | 23:01

Pemuda Nganggur adalah Hasil Salah Kebijakan

Jumat, 04 September 2026 | 22:40

AMPI Siap Gelar Rapimnas 8 September, Ini yang Dibahas

Jumat, 04 September 2026 | 21:40

wondr by BNI Jadi Official Banking Partner IdeaFest 2026

Jumat, 04 September 2026 | 21:25

Selengkapnya