Berita

Ilustrasi gedung Bank Mandiri (Foto: Istimewa)

Bisnis

Bank Mandiri Perkuat Peran di Pasar Keuangan Syariah

KAMIS, 26 MARET 2026 | 13:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Mandiri kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan pasar keuangan syariah di Indonesia, sekaligus mendorong inklusi serta minat investasi masyarakat. 

Upaya tersebut mendapat pengakuan melalui empat penghargaan sebagai Dealer Utama Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik Tahun 2025 dari Kementerian Keuangan.

Dalam ajang tersebut, Bank Mandiri memperoleh penghargaan Dealer Utama SBSN Terbaik Peringkat Pertama, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Perdana, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Sekunder, serta Dealer Utama SBSN Terbaik untuk Pelaksanaan Kuotasi. 


Penghargaan tersebut diberikan atas kinerja Bank Mandiri yang dinilai unggul dari sisi partisipasi di pasar perdana, aktivitas dan peran di pasar sekunder, konsistensi dalam pelaksanaan kuotasi, serta kontribusi aktif dalam menjaga stabilitas dan mendukung pengembangan pasar SBSN secara berkelanjutan.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyampaikan bahwa pencapaian ini menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memperluas akses investasi sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional melalui instrumen SBSN. 

Menurutnya, keunggulan tersebut dijaga melalui penguatan kapabilitas treasury, inovasi produk investasi, serta perluasan distribusi kepada investor.

Sepanjang 2025, penerbitan SBSN meningkat dari Rp206,83 triliun pada 2024 menjadi Rp237,9 triliun. Kenaikan ini menegaskan semakin pentingnya peran SBSN sebagai salah satu instrumen utama pembiayaan negara.

Sebagai Dealer Utama, Bank Mandiri memiliki peran strategis dalam mendukung pembiayaan tersebut, mulai dari keikutsertaan aktif di pasar perdana, menjaga likuiditas di pasar sekunder, hingga memastikan pembentukan harga yang transparan dan efisien melalui penyampaian kuotasi yang konsisten.

Pencapaian ini juga menjadi dorongan bagi Bank Mandiri untuk terus menjaga kinerja dan kepercayaan para pemangku kepentingan. Ke depan, perusahaan berkomitmen memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pasar keuangan syariah.

Dengan kapabilitas yang terus ditingkatkan, jaringan distribusi yang luas, serta pengelolaan pasar yang profesional, Bank Mandiri optimistis dapat memperbesar kontribusinya, baik dalam mendukung penerbitan SBSN, memperdalam likuiditas pasar, maupun mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya