Berita

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Pendaftaran Direksi BEI Dibuka hingga 4 Mei, Belum Ada Nama Masuk ke OJK

KAMIS, 26 MARET 2026 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan hingga kini belum menerima pengajuan resmi paket calon direksi Bursa Efek Indonesia (BEI), sementara batas pendaftaran ditetapkan pada 4 Mei 2026. 

Regulator juga tengah menyiapkan panduan teknis seleksi yang akan dirilis pada akhir Maret.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi, mengatakan proses pengajuan masih terbuka dan diharapkan segera berjalan.


“Belum ada yang secara resmi masuk ke OJK. Nanti batas waktunya adalah 4 Mei 2026 ini. Batas waktu pengajuan paket calon,” ujarnya di Jakarta, dikutip Kamis, 26 Maret 2026.

Ia menjelaskan, kelayakan perusahaan efek untuk mengajukan calon akan mengacu pada proporsi aktivitas berdasarkan data satu tahun terakhir hingga akhir Maret 2026. Selain itu, perusahaan efek sebagai pemegang saham diwajibkan melakukan seleksi ketat terhadap kandidat sebelum diajukan ke OJK.

“Jadi datang ke OJK itu kami berharap calon-calon yang sudah terseleksi dengan baik dari perusahaan efek,” kata Hasan.

Meski belum ada pengajuan resmi, OJK menilai proses penjaringan kandidat kemungkinan sudah mulai dilakukan oleh pelaku industri seiring mendekati tenggat waktu pendaftaran.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya