Berita

Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy. (Foto: Istimewa)

Politik

Badko HMI Jabar Diteror Usai Bahas Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

SELASA, 24 MARET 2026 | 17:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Jawa Barat, Siti Nurhayati Barsasmy mendapatkan serangkaian teror dan ancaman dari orang tidak dikenal. 

Disampaikan Siti, intimidasi ini muncul tak lama setelah dirinya mengunggah video yang menyoroti keterlibatan aktor intelektual dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus yang hingga kini masih gelap.

"Saya menerima pesan WhatsApp dari nomor tak dikenal yang menyuruh saya diam, menyebutkan posisi ibu saya, hingga mengancam akan melakukan hal yang sama seperti yang dialami Bang Andrie," ujar Siti dalam keterangan resminya, Selasa 24 Maret 2026.


Tidak berhenti di situ, kata Siti, akun Instagram Badko HMI Jawa Barat juga menjadi sasaran. Sejumlah akun anonim mengirimkan pesan (DM) serta membanjiri kolom komentar dengan narasi ancaman untuk menghancurkan organisasi jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.

Meski identitas pelaku teror belum diketahui, Siti menegaskan bahwa Badko HMI Jawa Barat tidak akan gentar. Alih-alih merasa takut, intimidasi ini justru dianggap sebagai bahan bakar semangat bagi organisasi untuk lebih vokal.

"Kami tidak takut. Teror ini justru berdampak pada terpantiknya semangat kami. Semakin diteror, semakin 'gacor'," tegasnya.

Lebih lanjut, Siti menilai pola-pola kekerasan dan intimidasi terhadap penyampaian aspirasi adalah bentuk nyata mundurnya demokrasi di Indonesia. 

Menurutnya, sangat diharamkan jika suara rakyat dibalas dengan kekerasan fisik maupun psikis.

"Kami sedang mengkaji apakah skemanya berupa demonstrasi atau aksi dalam bentuk lain. Intinya, semakin disiram, semakin tak padam," pungkas Siti.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya