Berita

Ilustrasi (RMOL via Gemini AI)

Bisnis

Harga Minyak Anjlok 11 Persen

SELASA, 24 MARET 2026 | 09:22 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga minyak dunia terperosok cukup dalam sekitar 11 persen setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan penundaan rencana serangan militer terhadap Iran selama lima hari. 

Dikutip dari Reuters, Selasa 24 Maret 2026, pada penutupan Senin, harga minyak mentah Brent turun sebesar 10,9 persen menjadi 99,94 Dolar AS per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS merosot 10,3 persen ke level 88,13 Dolar AS per barel. 

Harga bensin dan solar berjangka di AS juga ikut turun sekitar 10 persen, setelah sebelumnya sempat menyentuh level tertinggi sejak 2022.


Meski begitu, volatilitas pasar tetap tinggi. Dalam beberapa pekan terakhir, harga minyak mengalami pergerakan ekstrem akibat ketidakpastian konflik. Bahkan, Brent sempat mencapai level tertinggi sejak Juli 2022 sebelum akhirnya terkoreksi tajam.

Dalam pernyataannya, Trump mengatakan bahwa dalam 24 jam terakhir telah terjadi pembicaraan antara AS dan Iran, dan kedua pihak disebut memiliki “poin-poin kesepakatan utama”. Ia optimistis kesepakatan bisa segera tercapai untuk mengakhiri konflik.

Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Iran. Teheran menegaskan tidak ada negosiasi dengan AS, dan justru mengklaim telah melancarkan serangan baru ke Israel serta target lain di kawasan Timur Tengah.

Kelompok Garda Revolusi Iran (IRGC) bahkan memperingatkan akan menyerang infrastruktur listrik Israel dan fasilitas yang mendukung pangkalan militer AS di kawasan Teluk jika ancaman dari Washington benar-benar direalisasikan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya