Berita

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni. (Foto: Faisal Aristama)

Politik

Marak Aksi Main Hakim Sendiri

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

SENIN, 23 MARET 2026 | 01:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Belakangan marak aksi vandalisme, pelibatan unsur kekerasan, hingga main hakim sendiri oleh masyarakat. 

Fenomena ini terlihat dari berbagai kejadian di sejumlah daerah, termasuk aksi pelemparan petasan hingga penyerangan terhadap pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran hukum.

Merespons hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni justru menilai aksi main hakim sendiri tidak akan terjadi jika polisi cepat mengusut laporan. Karenanya, ia meminta pihak kepolisian lebih bergerak cepat lagi.


“Aksi main hakim sendiri  terkadang hal itu disebabkan oleh rasa frustasi masyarakat karena sikap aparat yang kurang tanggap," kata Sahroni dalam keterangannya, dikutip Senin 23 Maret 2026.

Lebih lanjut, Sahroni mendorong pihak kepolisian lebih responsif dalam menindak laporan hingga menggandeng warga yang memiliki informasi terkait suatu tindak kejahatan. Agar pengusutan bisa berjalan cepat.

“Karenanya saya minta aparat cepat tanggap dalam menindaklanjuti laporan warga, karena laporan masyarakat justru sangat membantu kinerja apparat," kata Sahroni. 

Di sisi lain, lanjut Sahroni, masyarakat yang peduli juga harus dirangkul untuk membantu kepolisian, bukan malah bertindak sendiri. 

"Jadi harus ada sinergi yang kuat agar penegakan hukum berjalan efektif dan situasi tetap kondusif,” pungkas Sahroni.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya