Berita

Ilustrasi kantor (Foto: RMOL)

Dunia

IEA Ajak Warga Dunia Kerja dari Rumah demi Redam Harga Energi

SABTU, 21 MARET 2026 | 10:49 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Badan Energi Internasional atau International Energy Agency (IEA) mengusulkan sejumlah langkah praktis untuk meredam dampak kenaikan harga energi global. 

Salah satu yang paling disorot adalah mendorong masyarakat bekerja dari rumah atau work from home (wfh) serta mengurangi perjalanan udara jika masih ada alternatif transportasi lain.

Langkah ini muncul di tengah lonjakan harga energi yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Situasi tersebut memicu kekhawatiran meningkatnya inflasi di berbagai negara akibat mahalnya harga minyak dan energi.


IEA menjelaskan bahwa rekomendasi ini ditujukan untuk semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku bisnis, hingga rumah tangga. Tujuannya adalah mengurangi konsumsi energi dari sisi permintaan, sehingga tekanan harga bisa ditekan.

Selain WFH, IEA juga menyarankan pengurangan batas kecepatan di jalan raya setidaknya 10 km/jam untuk menghemat bahan bakar. Masyarakat juga dianjurkan menghindari penerbangan jarak pendek jika tersedia moda transportasi lain seperti kereta atau kendaraan darat.

Direktur Eksekutif IEA, Fatih Birol, mengatakan bahwa lembaganya telah mengambil langkah besar dengan melepas cadangan minyak darurat dalam jumlah terbesar sepanjang sejarah. Ia juga menegaskan pentingnya kerja sama global antara negara produsen dan konsumen energi.

“Kami baru-baru ini meluncurkan pelepasan stok minyak darurat terbesar yang pernah ada. Selain itu, langkah-langkah konkret dari sisi permintaan sangat penting untuk melindungi konsumen dari dampak krisis ini,” ujar Birol, dikutip dari Reuters, Sabtu 21 Maret 2026.

Sebelumnya, pada 11 Maret, IEA menyetujui pelepasan sekitar 400 juta barel minyak dari cadangan strategis. Sebagian besar pasokan tersebut berasal dari Amerika Serikat sebagai upaya menstabilkan harga minyak global.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Biodigester Komunal Sampah Organik Dibangun di Rusunawa

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:11

Polisi Harus Usut Promosi Miras Berkedok Challenge Hafalan Al-Qur'an

Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:06

Wisata Probolinggo Jadi Alternatif Usai Bromo Ditutup

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:48

Peluang Besar Jakarta Gaet Investor Lewat JAFEX 2026

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:25

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Layanan Publik Pemda Harus Tetap Berjalan Meski Keadaan Sulit

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:31

Jangan-jangan Gibran Punya Ijazah Sarjana Tanpa Ijazah SMA

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:27

Challenge Hafalan Qur'an demi Miras Melukai Hati Umat Islam

Rabu, 12 Agustus 2026 | 04:10

Abdoel Moeis: Sastrawan, Wartawan, Pahlawan

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:34

Dokter Tifa Ajak Rakyat Hadiri Sidang Praperadilan di PN Jaksel

Rabu, 12 Agustus 2026 | 03:06

Selengkapnya