Berita

Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir.

Politik

Haedar Nashir Serukan Kedewasaan Sikapi Perbedaan Idulfitri

JUMAT, 20 MARET 2026 | 16:08 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Momentum Idulfitri 1447 Hijriah menjadi jalan untuk makin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta menghadirkan nilai-nilai ihsan dalam setiap aspek kehidupan personal maupun berbangsa dan bernegara.

Demikian dikatakan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir di tengah perbedaan perayaan Idulfitri pemerintah dan warga Muhammadiyah.

“Tidak perlu kita mempertajam perbedaan, apalagi mencari pembenaran diri dengan menyalahkan pihak lain. Baik dalam konteks kewargaan maupun pemerintahan, semua pihak harus menahan diri,” ujarnya, Jumat, 20 Maret 2026.


Haedar juga mengajak para tokoh agama dan elite bangsa menghindari pernyataan atau ujaran yang dapat memperkeruh suasana di tengah masyarakat. Idulfitri harus dijalani dengan kekhusyukan ibadah dan kejernihan jiwa serta pikiran.

“Jalani Idulfitri dengan khusyuk, baik yang merayakan pada (tanggal) 20 maupun 21 Maret, bahkan yang lebih dahulu agar kita tidak terjebak dalam hasrat perbedaan yang justru meretakkan persatuan,” ujarnya.

Haedar meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki kedewasaan dalam menyikapi perbedaan. Ia juga berharap ke depan dunia Islam dapat memiliki kalender global tunggal untuk meminimalisasi perbedaan penetapan hari besar keagamaan.

“Ke depan, insyaallah perbedaan itu dapat diminimalisasi, jika ada keterbukaan hati dan pikiran, serta didasarkan pada ilmu pengetahuan yang tinggi,” katanya.

Lebih jauh, Haedar menyerukan pentingnya keteladanan dari para elite bangsa dalam menjaga persatuan, perdamaian, dan toleransi, sekaligus mendorong kemajuan umat dan bangsa.

“Berikan teladan bagi rakyat bahwa para elite mampu menjadi uswah hasanah dalam menciptakan persatuan, perdamaian, toleransi, dan kemajuan. Kita masih memiliki berbagai ketertinggalan yang memerlukan kerja keras bersama dari seluruh komponen bangsa,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya