Berita

Ilustrasi/Net.

Nusantara

Mengapa Kucing Suka Menjilati Tubuhnya Sendiri?

JUMAT, 20 MARET 2026 | 10:42 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bagi para pemilik anabul, melihat hewan peliharaan menghabiskan waktu berjam-jam untuk membersihkan bulunya adalah pemandangan sehari-hari yang lumrah.

Secara statistik pengamatan perilaku hewan, seekor kucing dapat menghabiskan hingga 30 hingga 50 persen dari waktu bangunnya hanya untuk melakukan self-grooming.

Namun, apakah rutinitas ini murni hanya tentang menjaga kebersihan fisik semata?


Dalam kacamata kedokteran hewan, kebiasaan kucing menjilati tubuh adalah sebuah insting bertahan hidup yang sangat kompleks.

Memahami perilaku alami kucing ini bukan sekadar menambah wawasan, melainkan menjadi kunci utama bagi para pemilik hewan peliharaan dalam memantau kondisi psikologis dan kesehatan kulit kucing secara proaktif.

Rahasia utama dari efektivitas grooming kucing terletak pada anatomi lidahnya. Jika Anda pernah dijilat oleh kucing, Anda pasti merasakan tekstur kasar yang menyerupai amplas.

Tekstur ini berasal dari duri-duri kecil yang menghadap ke belakang yang disebut papillae.

Papillae terbuat dari keratin—bahan yang sama pembentuk kuku dan rambut manusia. Bentuk melengkung pada papillae berfungsi layaknya sisir saku super canggih.

Saat lidah menyapu bulu, papillae akan menembus lapisan atas bulu hingga menyentuh kulit, melepaskan kotoran, kutu, dan rambut mati yang rontok dengan efisiensi tinggi.

Selain anatomi yang menakjubkan, terdapat alasan medis dan evolusioner yang kuat mengapa kucing tidak bisa lepas dari aktivitas ini.

Termoregulasi (Pengaturan Suhu)

Berbeda dengan manusia yang memiliki kelenjar keringat di seluruh tubuh, kucing hanya mampu berkeringat melalui bantalan kakinya. Keterbatasan ini membuat mereka sangat rentan terhadap heatstroke (serangan panas).

Ketika kucing menjilati tubuhnya, air liur yang tertinggal di bulu akan menguap. Proses penguapan inilah yang menyerap panas dari tubuh mereka, menjadikannya mekanisme termoregulasi alami yang krusial untuk menurunkan suhu tubuh, terutama di iklim tropis.

Perlindungan dari Predator & Kebersihan

Di alam liar, aroma tubuh adalah tanda keberadaan yang mematikan. Kucing mewarisi insting dari nenek moyang mereka untuk selalu membersihkan sisa darah atau sisa makanan dari tubuh setelah makan.

Dengan menghilangkan aroma makanan dari bulu mereka, kucing secara efektif menghapus jejak penciuman agar tidak dilacak oleh predator yang lebih besar.

Distribusi Minyak Alami dan Kesehatan Bulu

Setiap folikel rambut pada kucing terhubung dengan kelenjar minyak (kelenjar sebaceous) yang memproduksi sebum. Menjilat bulu memberikan efek pijatan yang merangsang kelenjar ini untuk memproduksi minyak.

Lidah kucing kemudian mendistribusikan minyak alami tersebut secara merata ke seluruh tubuh. Minyak inilah yang memberikan efek anti-air (waterproof) alami pada bulu, mencegah kulit kering, dan menjaga kesehatan kulit kucing dari infeksi bakteri.

Sisi Psikologis: Menghilangkan Stres dan Self-Soothing

Menjilati tubuh tidak hanya memberikan manfaat fisik, tetapi juga merupakan katup pelepas tekanan mental. Proses grooming merangsang pelepasan hormon endorfin di dalam otak kucing, yang memberikan efek menenangkan (self-soothing).

Jika kucing Anda tiba-tiba menjilati tubuhnya setelah kaget karena suara keras atau gagal menangkap mainan, itu adalah cara mereka meredakan kecemasan.

Selain itu, saling menjilat antar-kucing (allogrooming) adalah perilaku sosial yang sangat penting untuk memperkuat ikatan emosional dan menunjukkan dominasi atau kasih sayang dalam kelompok.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Ijazah Gibran cuma Berdasarkan Surat Keterangan Penyetaraan

Kamis, 24 September 2026 | 04:29

Marselino Ferdinan Resmi Gabung Persija

Kamis, 24 September 2026 | 04:13

Pemerintah Utamakan Pembinaan Bukan Tindakan Hukum soal Wajib Halal

Kamis, 24 September 2026 | 04:00

Muktamar NU Tercoreng Dugaan Duit RP480 Miliar

Kamis, 24 September 2026 | 03:38

Rano Karno Bidik Jakarta Jadi Kota Sinema

Kamis, 24 September 2026 | 03:28

Industri Percetakan Jadi Pilar Ekonomi Kreatif Indonesia

Kamis, 24 September 2026 | 03:12

Ternyata KPU Tak Verifikasi Ijazah Gibran

Kamis, 24 September 2026 | 02:54

Kevin Diks Resmi Kapten Timnas Garuda

Kamis, 24 September 2026 | 02:31

Peran Negara terhadap Transformasi Teknologi Digital dan Amputasi Data

Kamis, 24 September 2026 | 02:14

Indonesia Tambah Lima Perunggu di Asian Games 2026

Kamis, 24 September 2026 | 01:31

Selengkapnya