Berita

Representative Image (Foto: Aaj Tv)

Dunia

Waspada Serangan Udara, UEA Larang Salat Idulfitri di Lapangan Terbuka

JUMAT, 20 MARET 2026 | 09:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) mengambil langkah antisipatif dengan melarang pelaksanaan salat Idulfitri di lapangan terbuka. 

Selain itu, pemerintah juga melarang seluruh bentuk kerumunan besar di ruang terbuka yang biasa digelar saat Idulfitri. Langkah ini diambil untuk meminimalisir potensi risiko serangan udara di tengah ketegangan dengan Iran.

“Salat Idul Fitri tahun ini akan dilaksanakan di masjid-masjid di seluruh negeri dan tidak akan diadakan di lapangan salat terbuka atau area luar ruangan,” kata Otoritas Umum Urusan Islam, Wakaf, dan Zakat UEA dalam sebuah pernyataan di X, seperti dikutip Jumat, 20 Maret 2026. 


Pihak berwenang menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bagian dari langkah pencegahan yang telah dikoordinasika Badan Penanggulangan Krisis dan Bencana Nasional serta otoritas keagamaan di berbagai emirat, termasuk Dubai dan Sharjah.

“Keputusan ini merupakan bagian dari langkah-langkah pencegahan yang dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Krisis dan Bencana Nasional,” demikian keterangan yang disampaikan,” demikian keterangan yang disampaikan.

Dalam tradisi perayaan Idulfitri di UEA, biasanya ribuan warga berkumpul di area terbuka untuk melaksanakan salat berjemaah. Tahun ini, seluruh pelaksanaan ibadah akan difokuskan di dalam masjid demi menjamin keselamatan masyarakat. 

Dengan pembatasan ini, pemerintah berharap pelaksanaan Idulfitri tetap berlangsung khidmat, aman, dan tertib di seluruh wilayah UEA, tanpa mengabaikan aspek keselamatan publik di tengah dinamika kawasan yang belum stabil.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya