Berita

Kelakar Roy Suryo soal Ijazah Jokowi dan situasi global. (Foto: Repro)

Politik

Roy Suryo Tagih Ijazah Jokowi Sekaligus Sentil Rismon Sianipar

JUMAT, 20 MARET 2026 | 09:41 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pakar telematika, Roy Suryo, kembali menyinggung polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, yang hingga kini disebutnya belum ditunjukkan ke publik.

Mantan Menpora itu pun menyelipkan kelakar dengan mengaitkan isu tersebut dengan situasi global, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

“Ditengah Perang AS-Israel vs Iran yg belum juga selesai karena Ijazah Asli JkW tdk berani ditunjukkan,” ujar Roy Suryo dalam keterangannya, dikutip Jumat, 20 Maret 2026.


Roy Suryo juga menyinggung pihak lain dalam hal ini Rismon Sianipar yang disebutnya telah menjadi “Termul” atau ternak Mulyono, sematan untuk pendukung garis keras Jokowi.

“Si Omon yang mendadak ‘end game’ dengan sangat membagongkan, ngarep SP3, biar dihujat rakyat seperti Termul,” ketusnya. 

Meski demikian, di momen Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Roy Suryo tetap menyampaikan ucapkan selamat Lebaran kepada masyarakat.

“Selamat Lebaran 1 Sawal Taun Dal 1959 (Idul Fitri 1447 H/ 2026 M), mohon maaf lahir batin,” tutupnya.

Kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo melibatkan delapan tersangka dalam tiga klaster, termasuk Dokter Tifa di klaster kedua bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar. Pada 16 Januari 2026, Polda Metro menerbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis setelah keduanya mengunjungi Jokowi di Solo.

Belakangan Rismon Sianipar turut mengajukan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya. Padahal sebelumnya, Rismon cukup yakin dengan temuannya yang menyebut ijazah Jokowi tidak asli. Namun belakangan ia mengoreksi hasil risetnya, meminta maaf kepada publik.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya