Berita

Porter di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat. (Foto: RMOL)

Nusantara

Arus Mudik Dongkrak Penghasilan Porter hingga Dua Kali Lipat

JUMAT, 20 MARET 2026 | 07:30 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Penghasilan petugas jasa angkut barang atau Porter di Stasiun Pasar Senen, Jakarta Pusat naik dua kali lipat di momen arus mudik Lebaran 2026.

Salah seorang porter Stasiun Pasar Senen, Suswanto (50), mengaku, jika pada hari biasa dirinya mengangkut tujuh hingga 10 barang milik warga yang hendak berangkat naik kereta. Tapi, sejak sepekan sebelum lebaran, bisa angkut hingga 20 barang.

"Tarif sekali angkut barang penumpang hingga masuk ke dalam kabin kereta api itu sudah diatur melalui e-porter. Tapi, bebefapa warga juga ada yang memberikan tambahan melihat banyak barang yang diangkat," ungkapnya, Jumat, 20 Maret 2026.


Pendapat senada disampaikan petugas porter lainnya, Taufik (35). Ia bersyukur, setiap Idulfitri penghasilannya mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

"Alhamdulillah, kebutuhan lebaran sudah dibeli dengan tambahan penghasilan selama arus mudik Lebaran," ungkapnya.

Terdapat 180 porter resmi yang bertugas di Stasiun Pasar Senen. Mereka bekerja dalam dua shift dan siap melayani penumpang dari area drop-off hingga ke peron.

Para porter ini mudah dikenali dari kemeja khusus berwarna kuning dengan nomor identitas. Selain melayani secara langsung di lokasi, jasa mereka kini juga bisa dipesan melalui aplikasi resmi Eporter oleh KAI.

Meski permintaan meningkat, tarif jasa porter tetap standar, berkisar antara Rp30 ribu hingga Rp50 ribu per layanan, tergantung kesepakatan dan jumlah barang yang dibawa.


Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Polri Didorong Selidiki PKS yang Membeli TBS di Bawah Harga Resmi

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:23

Kapolri Ngaku Belum Baca Rinci UU Polri yang Baru Disahkan

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:17

Pemerintah Ungkap Alasan Kenaikan Batas Usia Pensiun Anggota Polri

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:14

Rel Pertama, Palang Terakhir

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:09

KPK Temukan Indikasi TPPU dalam Kasus Silmy Karim

Selasa, 09 Juni 2026 | 12:02

Paripurna DPR Sahkan RUU Polri jadi UU

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:41

Dewan Kesejahteraan Buruh Batal Dibentuk, Ini Penjelasan Mensesneg

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:37

Ada Tiga Modus Propaganda Disintegrasi yang Membonceng Film Pesta Babi

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:24

Pertanyakan Laporan Keuangan Danantara, FPHI Bersurat ke Presiden Prabowo

Selasa, 09 Juni 2026 | 11:17

Emas Antam Merosot Rp10.000, Turun ke Level Rp2,73 Juta per Gram

Selasa, 09 Juni 2026 | 10:58

Selengkapnya