Berita

Ilustrasi Heatstroke (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Waspada Cuaca Panas, Ini 5 Cara Cegah Heatstroke saat Mudik Lebaran 2026

KAMIS, 19 MARET 2026 | 22:45 WIB | OLEH: TIFANI

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitas di luar ruangan pada pukul 10.00–14.00 WIB selama periode cuaca panas ekstrem. Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga 22 Maret 2026, dengan suhu yang terasa lebih terik terutama di siang hari.

Situasi tersebut menjadi perhatian serius, terutama menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026. Perjalanan jarak jauh, paparan sinar matahari langsung, serta kondisi tubuh yang lelah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, salah satunya heatstroke atau sengatan panas. 

Jika tidak diantisipasi, kondisi ini dapat membahayakan, terutama bagi pemudik yang berkendara dalam waktu lama. Penting bagi masyarakat untuk memahami cara mencegah heatstroke saat arus mudik dan balik Lebaran 2026. 


Melansir laman Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, berikut cara mencegah heatstroke atau serangan panas saat mudik Lebaran 2026.

1. Gunakan Pakaian Longgar

Gunakan pakaian yang longgar, ringan, dan berbahan menyerap keringat saat bepergian. Pakaian seperti katun dapat membantu sirkulasi udara tetap lancar dan mengurangi panas berlebih pada tubuh. 

Hindari pakaian ketat karena dapat memerangkap panas dan mempercepat peningkatan suhu tubuh. Selain itu, pilih warna cerah karena cenderung memantulkan panas dibandingkan warna gelap. Dengan pemilihan pakaian yang tepat, risiko heatstroke bisa ditekan sejak awal perjalanan.

2. Cukupi Kebutuhan Cairan

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan minum air putih secara rutin, meskipun tidak merasa haus. Dehidrasi menjadi salah satu pemicu utama heatstroke, terutama saat melakukan perjalanan panjang di bawah terik matahari. 

Bawalah bekal air minum yang cukup selama mudik dan usahakan minum setiap 15–30 menit. Hindari konsumsi minuman berkafein atau beralkohol karena dapat mempercepat kehilangan cairan tubuh. 

Konsumsi minuman elektrolit untuk membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh.

3. Hindari Aktivitas Berat

Selama perjalanan mudik, sebaiknya hindari aktivitas fisik yang terlalu berat, terutama saat cuaca sedang panas. Aktivitas berlebihan dapat meningkatkan suhu tubuh dengan cepat dan memicu kelelahan. 

Jika harus berhenti di rest area, gunakan waktu tersebut untuk beristirahat, bukan melakukan aktivitas yang menguras energi. Dengarkan kondisi tubuh dan segera beristirahat jika mulai merasa pusing, lemas, atau berkeringat berlebihan.

4. Jangan Meninggalkan Orang di Dalam Mobil

Hindari meninggalkan siapa pun di dalam mobil yang terparkir, baik anak-anak, lansia, maupun hewan peliharaan. Suhu di dalam kendaraan dapat meningkat drastis dalam waktu singkat, bahkan saat jendela sedikit terbuka. 

Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat memicu heatstroke dengan cepat. Selalu pastikan semua penumpang keluar dari kendaraan saat berhenti, terutama ketika parkir di bawah terik matahari. 

Kesadaran sederhana ini dapat mencegah risiko fatal selama perjalanan.

5. Pertimbangkan Perjalanan Sore-Malam Hari

Jika memungkinkan, atur waktu perjalanan pada sore hingga malam hari untuk menghindari paparan panas ekstrem. Suhu udara pada waktu tersebut cenderung lebih rendah sehingga lebih nyaman bagi tubuh. 

Selain itu, risiko kelelahan akibat panas juga bisa diminimalkan. Meski demikian, pastikan kondisi kendaraan dan tubuh tetap prima sebelum berkendara di malam hari. 

Perencanaan waktu yang tepat menjadi salah satu strategi efektif untuk mencegah heatstroke saat mudik.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya