Berita

Presiden Prabowo Subianto (Foto: Bakom RI)

Politik

Prabowo Sentil Gubernur Kaltim: Mobil Dinas Rp8 Miliar, Maung Saya Rp700 Juta

KAMIS, 19 MARET 2026 | 20:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menyentil belanja daerah yang dianggap tidak tepat sasaran, salah satunya pengadaan mobil dinas Gubernur Kalimatan Timur (Kaltim) Rudy Mas'ud seharga Rp8 miliar.

Menurutnya, masih banyak kebutuhan dasar masyarakat yang seharusnya menjadi prioritas, seperti pembangunan infrastruktur desa. 

Namun, dalam praktiknya, anggaran daerah justru kerap dialokasikan untuk belanja yang dinilai kurang mendesak, salah satunya mobil dinas kepala daerah yang anggarannya mencapai Rp8 miliar. 


"Banyak pejabat itu menurut saya ini tidak efisien. Anda lihat sendiri. Kita buka-bukaan ya. Ada kabupaten, eh pemerintah daerah dia beli mobil dinas gubernur berapa? Rp8 miliar,” ujarnya dalam sesi tanya jawab bersama jurnalis di Hambalang, Bogor, seperti dikutip Kamis, 19 Maret 2026.

Sebagai perbandingan, Presiden mencontohkan penggunaan kendaraan dinasnya yang jauh lebih sederhana dan merupakan produk dalam negeri, yakni Maung.

“Saya Presiden Indonesia. Saya pakai mobil Maung buatan Indonesia. Harganya 700 juta itu. Mungkin karena ini presiden, ada anti peluru, mungkin jadi 1 miliar. Tapi tidak sampai 8 miliar. Kita selidiki semua, efisiensi,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas utama kepala daerah adalah melayani masyarakat, bukan sekadar menghabiskan anggaran melalui kegiatan seremonial maupun fasilitas mewah.

“Habis itu kunjungan kerja-kunjungan kerja, sudahlah itu yang kita minta. Kesadaran, rasa tanggung jawab, iya kan?” kata Prabowo.

Menutup pernyataannya, Prabowo menekankan pentingnya integritas dan tanggung jawab dalam pengelolaan anggaran publik agar benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.

“Bupati kerja untuk rakyatmu, gubernur kerja untuk rakyatmu, itu yang kita minta,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Korporasi Biang Kerok Karhutla Harus Dihukum Maksimal

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:32

Partisipasi Industri Lokal Menguat, 101 Calon Mitra PSEL Denera Lolos Seleksi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 10:31

IHSG Rontok 1,29 Persen, Rupiah Cerah ke Rp18.112 per Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:27

Bahlil Curiga Singapura Jual Lagi Pasokan Gas RI ke Luar Negeri

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:12

Harga Emas Antam Turun Lagi, Beli Sekarang?

Jumat, 30 Oktober 2026 | 09:01

Andrea Bocelli Harus Cabut Dukungan ke Israel jika Ingin Konser di Indonesia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:43

Pemerintah Jangan Tutup Mata atas Nasib PMI di Malaysia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:25

Indonesia dan Singapura Harus Kompak Bongkar Jejak Korporasi Karhutla

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:14

Kopdes Jangan Malah Jadi Pesaing UMKM

Jumat, 30 Oktober 2026 | 08:05

Jakarta Tak Kalah dari Singapura Gelar Konser Dunia

Jumat, 30 Oktober 2026 | 07:40

Selengkapnya