Berita

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur menuntaskan perbaikan jalan berlubang di 1.554 titik. (Foto: Berita Jakarta)

Nusantara

Jadi Jalur Strategis Pemudik, Jalan Berlubang di Jaktim Ditambal

SELASA, 17 MARET 2026 | 11:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur menuntaskan perbaikan jalan berlubang di 1.554 titik guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara, terlebih saat musim mudik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

"Tercatat sejak 1 hingga 15 Maret 2026, sebanyak 1.554 titik jalan berlubang di wilayah Jakarta Timur berhasil diperbaiki Pasukan Kuning," ujar Kepala Suku Dinas Bina Marga Jakarta Timur, Benhard Hutajulu, Selasa, 17 Maret 2026.

Benhard menjelaskan tingginya intensitas hujan sejak Januari lalu menyebabkan banyak genangan air yang berdampak pada kerusakan jalan di sejumlah wilayah. Untuk itu, pihaknya langsung melakukan penyisiran dan memperbaiki jalan rusak di 10 kecamatan.


"Semoga perbaikan ini dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengendara, khususnya mereka yang akan mudik melalui wilayah Jakarta Timur," terangnya.

Menurutnya, Jakarta Timur merupakan wilayah perlintasan strategis yang berbatasan langsung dengan daerah penyangga seperti Bekasi, Depok dan Bogor. Kondisi tersebut membuat banyak kendaraan pemudik melintasi kawasan ini untuk menuju berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Barat hingga Banten.

Ia merinci, lokasi perbaikan jalan berlubang tersebut antara lain di Kecamatan Pasar Rebo sebanyak 100 titik, Ciracas 222 titik, Cipayung 69 titik, Kramat Jati 180 titik, Makasar 182 titik, Jatinegara 97 titik, Matraman 132 titik, Duren Sawit 134 lokasi, Cakung 209 titik, dan Pulo Gadung 144 titik.

Secara keseluruhan, total panjang jalan yang diperbaiki mencapai 3.860,16 meter dengan lebar rata-rata 1,88 meter, serta luasan sekitar 7.256,30 meter persegi.

"Dalam proses perbaikan digunakan berbagai material, di antaranya aspal hotmix seluas 6.358,96 meter persegi, cold mix 730,90 meter persegi, serta material scrap 166,44 meter persegi," bebernya.

Meski ribuan titik sudah diperbaiki, Benhard memastikan, penyisiran jalan akan terus dilakukan. Hal ini karena kerusakan jalan bersifat dinamis, terutama setelah hujan deras yang berpotensi menimbulkan lubang baru.

"Saya juga minta masyarakat turut berperan aktif dengan melaporkan jika menemukan jalan berlubang di wilayahnya," ungkapnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Ijazah Gibran Jadi Bom Waktu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 02:03

Danantara Gelontorkan Rp4,4 Triliun untuk Masuk Bisnis Migas AS

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:31

PIP dan KIP Kuliah Tak Boleh Lagi Salah Sasaran

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:21

Jangan Korbankan Konektivitas Antar Pulau Gegara Kebijakan Panik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 01:09

Inilah Beda FIFA ASEAN Cup dan Piala AFF

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:34

Ahmad Doli Soroti Dugaan Bullying Bocah SD di Pemalang: Mukanya Lucu-lucu, tapi Berstatus Pembunuh

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:21

Gibran Tak Punya Ijazah SMA, Said Didu: Pemakzulan Bisa Lewat Proses Politik

Rabu, 07 Oktober 2026 | 00:04

Danantara Penetrasi ke Ekosistem Aviasi Timur Tengah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:43

34 JPU Disiapkan Hadapi Sidang TPPU Febrie Adriansyah

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:20

Juara Setelah 35 Tahun Menunggu

Selasa, 06 Oktober 2026 | 23:01

Selengkapnya