Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Saham Asia Variatif, Indeks Australia dan Jepang Merah

SENIN, 16 MARET 2026 | 08:52 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia dibuka variatif dan cenderung melemah pada perdagangan Senin, 16 Maret 2026 setelah investor mencermati lonjakan harga minyak dan perkembangan terbaru dalam konflik antara Amerika Serikat dan Iran. 

Dikutip dari CNBC International, indeks S&P/ASX 200 Australia turun sekitar 0,31 persen pada awal perdagangan. Di Jepang, Nikkei 225 melemah 0,12 persen, sementara TOPIX juga turun 0,11 persen.

Di Korea Selatan, KOSPI menguat 0,95 persen, sedangkan indeks teknologi KOSDAQ bergerak relatif datar. Sementara itu di Hong Kong, kontrak berjangka Hang Seng Index mengindikasikan pembukaan yang sedikit lebih tinggi dibanding penutupan sebelumnya.


Bank investasi Goldman Sachs memperingatkan bahwa lonjakan harga energi akibat konflik di Iran berpotensi mengurangi pertumbuhan ekonomi global sekitar 0,3 persen dari PDB dunia dalam satu tahun ke depan. Selain itu, inflasi global diperkirakan bisa meningkat sekitar 0,5-0,6 persen.

Harga gas alam yang lebih tinggi juga diperkirakan akan menambah tekanan inflasi dan memperlambat pertumbuhan ekonomi, terutama di Eropa dan Asia. Risiko ini bisa menjadi lebih besar jika jalur perdagangan energi penting seperti Selat Hormuz terganggu atau bahkan ditutup.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya