Berita

Anggota DPR Shanty Alda Nathalia mengunjungi Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah. (Foto: Dokumentasi Pribadi)

Nusantara

BIG Didorong Perkuat Pemetaan Wilayah Rawan Bencana

SELASA, 10 MARET 2026 | 03:15 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemerintah melalui Badan Informasi Geospasial (BIG) didorong memperkuat pemetaan wilayah rawan bencana di Indonesia. 

Hal ini disampaikan Anggota DPR Shanty Alda Nathalia usai mengunjungi Desa Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.

"Sangat penting data geospasial yang akurat untuk mendukung mitigasi bencana," kata Shanty dalam keterangannya, dikutip Selasa 10 Maret 2026.


Menurut Shanty, pemetaan wilayah rawan bencana harus menjadi prioritas nasional, mengingat Indonesia merupakan negara yang memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap berbagai bencana alam, seperti banjir, tanah longsor, hingga gempa bumi. 

Karena itu, pembaruan data geospasial yang presisi dinilai sangat penting untuk membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat.

“Kami mendorong BIG untuk terus memperbaharui dan meningkatkan akurasi data geospasial," kata legislator PDIP ini.

Hal ini penting agar pemerintah, baik pusat maupun daerah, memiliki rujukan yang jelas dalam perencanaan tata ruang, pembangunan infrastruktur, serta mitigasi bencana.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya