Berita

Pengabdian masyarakat Mahasiswa Pascasarjana Magister Hukum Universitas Bung Karno (UBK) di Cahaya Alam Foundation, Bekasi Barat, Minggu, 8 Maret 2026. (Foto: Dokumentasi UBK) ?

Nusantara

Rektor UBK:

Kesejahteraan Perempuan dan Anak Perkuat Sayap Bangsa

SENIN, 09 MARET 2026 | 23:27 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemberdayaan kesejahteraan perempuan dan anak menjadi topik utama dalam pengabdian masyarakat yang digelar Mahasiswa Pascasarjana Magister Hukum Universitas Bung Karno (UBK) di Cahaya Alam Foundation, Bekasi Barat, Minggu, 8 Maret 2026.

Kegiatan sosial tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Rektor UBK Sri Mumpuni Ngesti Rahayu. 

"Di era saat ini, pendidikan dan pembelajaran berkelanjutan sangatlah penting bahkan di usia lanjut. Hari ini kita membahas soal pemberdayaan perempuan dan anak. Pemberdayaan perempuan merupakan bagian dari upaya memperkuat bangsa dan negara dan menjamin kesejahteraan anak," kata Sri dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Senin, 9 Maret 2026.


Ia menilai, ini bukan kegiatan bukan hanya sosial semata, melainkan upaya memperkuat sayap bangsa. 

“Ketika perempuan berdaya secara ekonomi dan edukasi, maka kesejahteraan anak-anak sebagai tunas muda pemimpin masa depan akan ikut terjamin,” ungkapnya.

"Universitas Bung Karno berkomitmen untuk, pertama memberikan pemahaman mengenai hak-hak perempuan dan perlindungan anak. Yang kedua, mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui keterampilan praktis," tambah Sri.

Lebih lanjut, ia berharap kegiatan pengabdian masyarakat tersebut menjadi wadah menyerap aspirasi rakyat sehingga nantinya bukan hanya sekadar teori namun juga membawa solusi nyata untuk masyarakat Indonesia. Sebagaimana didirikannya UBK yakni untuk menjadi penyambung lidah rakyat.

Ketua Panitia Acara, Robby menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Universitas Bung Karno dan Yayasan Cahaya Alam serta pihak Pendukung lainnya atas dukungannya sehingga pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.

Ia juga berharap dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan harapan baru bagi adik-adik di Yayasan Cahaya Alam serta seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut. 

"Adik-adik kita di sini ada yang yatim, ada yatim piatu. Nah harapannya adalah memberikan penjelasan yang baik kepada mereka agar mereka punya mimpi. Mimpi yang lebih baik untuk memiliki pendidikan yang baik, terus berupaya dan semangat sehingga mereka  bisa mencapai apa yang ingin diinginkan dan bisa bermanfaat bagi bangsa dan negara," ujar Robby. 

Senada, perwakilan Yayasan Cahaya Alam, Anton juga mengucapkan terima kasih kepada UBK khususnya Mahasiswa R.16 Program Pascasarjana Magister Hukum yang telah berkolaborasi.

"Kami ucapkan terima kasih atas kehadiran bapak/ibu semua. Banyak ilmu dan pengetahuan yang kami dapat, semoga adik-adik Yayasan Cahaya Alam dapat bertambah wawasannya setelah diadakan kegiatan pengabdian masyarakat ini," ucap Anton. 

Di Lokasi yang sama, Panitia Acara Robby (Ketua), Helen (Wakil), Joseph (Sekretaris) dan Zulkifli (Sekretaris) menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Universitas Bung Karno dan Cahaya Alam Foundation serta pihak pendukung lainnya atas dukungannya sehingga pengabdian masyarakat ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar.
?
?Diketahui, Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat tersebut yang dilaksanakan pada 8 Maret 2026 bersamaan dengan Hari Perempuan Sedunia. 

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UBK Sri Mumpuni Ngesti Rahaju, Warek III Daniel G.H Panda, Kaprodi Magister Hukum Dewi Iryani, Warek I Ismail S.H., M.H, Wakil Ketua BPP Ajaran Bung Karno Eko Suryo Sandjojo dan para staf Magister Hukum, pemateri, seluruh panitia acara, Cahaya Alam Foundation serta seluruh peserta yang hadir.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Mojtaba Khamenei Janjikan Kekalahan Pahit bagi AS-Israel

Minggu, 19 April 2026 | 16:14

Wondr Kemala Run 2026 Putar Roda Ekonomi hingga Rp140 Miliar

Minggu, 19 April 2026 | 16:06

India Protes ke Iran, Dua Kapalnya Ditembak di Selat Hormuz

Minggu, 19 April 2026 | 15:33

Didik Rachbini: Video Ceramah JK Direkayasa untuk Memecah Belah

Minggu, 19 April 2026 | 15:29

Ketua GPK: Isu Pemecatan Massal PPP Menyesatkan

Minggu, 19 April 2026 | 14:57

KPK Soroti Risiko Korupsi Pinjaman Luar Negeri

Minggu, 19 April 2026 | 14:13

MUI Dorong Penguatan Akhlak di Kampus untuk Cegah Kekerasan Seksual

Minggu, 19 April 2026 | 14:09

Iran Ringkus 127 Orang Terduga Mata-mata Musuh

Minggu, 19 April 2026 | 13:39

Cak Imin Wanti-wanti Penyalahgunaan Vape untuk Narkoba

Minggu, 19 April 2026 | 13:25

Menkop Ajak DPRD Dukung Kopdes Jadi Mesin Ekonomi Baru

Minggu, 19 April 2026 | 13:10

Selengkapnya