Berita

Bisnis

SAKA Genjot Produksi Lewat Optimalisasi Aset Migas

SENIN, 09 MARET 2026 | 14:02 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

PT Saka Energi Indonesia (SAKA) tancap gas. Perusahaan hulu minyak dan gas bumi (migas) yang berada di bawah Sub Holding Gas Pertamina ini terus menggenjot produksi lewat optimalisasi aset, penguatan eksplorasi, serta pemanfaatan teknologi. Langkah ini ditempuh untuk menjaga keberlanjutan kinerja sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan energi nasional.

Memasuki 2026, SAKA membidik produksi bersih sekitar 24.000 barel setara minyak per hari (BOEPD). Target ini naik sekitar 10,4 persen dibandingkan tahun lalu. Angka tersebut mencerminkan optimisme perusahaan terhadap potensi peningkatan produksi dari berbagai aset yang dikelola.

Untuk mengejar target itu, SAKA mengandalkan sejumlah strategi. Mulai dari optimalisasi lapangan, pemboran sumur produksi baru, kegiatan workover pada sumur eksisting, hingga peningkatan reliabilitas dan efisiensi operasi.


Salah satu capaian terbaru datang dari sumur pengembangan UPA-17ST di Wilayah Kerja (WK) Pangkah yang dibor pada akhir 2025. Sumur tersebut kini sudah onstream dengan produksi sekitar 2.430 barel minyak per hari (BOPD) dan 2,3 juta kaki kubik gas per hari (MMSCFD). Produksi ini menjadi tambahan penting untuk menjaga kinerja lapangan yang sudah beroperasi.

Direktur Utama SAKA, Intan Fauzi, mengatakan target produksi 2026 menjadi bukti komitmen perusahaan untuk terus menjaga kinerja operasional yang adaptif dan berkelanjutan.

“Target produksi 2026 merupakan komitmen kami untuk terus memperkuat kinerja melalui strategi terintegrasi, optimalisasi aset yang ada, serta pengembangan potensi sumber daya migas,” ujarnya.

Sepanjang 2025, kinerja pemboran SAKA juga terbilang moncer. Perusahaan berhasil merealisasikan tiga sumur pengembangan dan dua kegiatan workover, melampaui rencana awal.

Di WK Pangkah, capaian tersebut ikut mendorong realisasi produksi minyak hingga 113 persen dari target Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP). Salah satu kontributor penting adalah keberhasilan pemboran sumur pengembangan SID-5 yang memberi tambahan produksi signifikan.

Tak hanya fokus pada produksi, SAKA juga terus memperkuat portofolio melalui kegiatan eksplorasi. Perusahaan telah melaksanakan survei geofisika dan geoteknik di WK Pekawai sebagai bagian dari persiapan lokasi pemboran eksplorasi.

Kegiatan ini diharapkan membuka peluang penemuan sumber daya migas baru, sekaligus menjaga kesinambungan produksi jangka panjang.

“Melalui optimalisasi produksi dan kegiatan eksplorasi, kami berharap dapat menjaga pertumbuhan perusahaan sekaligus memberi kontribusi nyata bagi kemandirian energi nasional,” tambah Intan.

Dengan berbagai langkah strategis tersebut, SAKA optimistis dapat terus meningkatkan efisiensi, memperkuat keandalan operasi, serta mempercepat pengembangan lapangan guna menopang pertumbuhan perusahaan secara berkelanjutan.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Menkeu Baru Angkat Bicara Soal Perombakan Pejabat Bea Cukai dan Dirjen Pajak

Senin, 14 September 2026 | 17:28

UPDATE

Dina Sulaeman: Sikap Prabowo Beri Pesan Diplomatik Kuat untuk Palestina

Minggu, 20 September 2026 | 09:51

Ekonom Ungkap Skema Pendidikan Gratis PTN Tanpa Menguras APBN

Minggu, 20 September 2026 | 09:43

Prabowo Berencana Produksi Bensin dari Batu Bara

Minggu, 20 September 2026 | 08:56

Humanika: Jangan Jatuhkan Prabowo Sebelum Lima Tahun

Minggu, 20 September 2026 | 08:49

Sesuai Ambisi Prabowo, Kampus Negeri Jangan Cari Duit dari Mahasiswa Lagi

Minggu, 20 September 2026 | 08:22

Dubes Palestina Ungkap Momen Emosional Saat Peluk Prabowo di Gontor

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Ekonom: Prabowo Tinggal Lanjutkan Pendidikan Gratis dari SBY

Minggu, 20 September 2026 | 08:06

Keretakan Peradaban

Minggu, 20 September 2026 | 07:38

Wadanyon OPM Kodap 35 Bintang Timur Yahukimo Diringkus TNI

Minggu, 20 September 2026 | 06:46

DPD Tawarkan Solusi Netral Fiskal Demi Ekonomi Berlari Kencang

Minggu, 20 September 2026 | 06:19

Selengkapnya