Berita

Jusuf Kalla dalam pertemuan bersama aktivis. (Foto: Istimewa)

Politik

Tokoh Lintas Sektor, Generasi, Hingga Ketua BEM Sowan ke JK

SABTU, 07 MARET 2026 | 19:32 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Para aktivis, akademisi, birokrat, hingga pengusaha lintas sektor dan lintas generasi menggelar pertemuan strategis dengan mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK), pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Pertemuan yang berlangsung di kediaman JK ini, membedah arah bangsa dan menyuarakan kegelisahan atas krisis kepemimpinan yang tengah melanda tanah air.

Salah satu inisiator pertemuan, Sudirman Said, menegaskan bahwa diskusi ini lahir dari keprihatinan terhadap merosotnya standar moral pemimpin saat ini


"Yang hilang adalah kepemimpinan intrinsik, kepemimpinan yang didasari oleh nilai-nilai luhur seperti integritas, visi, kompetensi, wisdom, dan kapasitas menggerakkan perbaikan," ujar Sudirman Said.

Di sisi lain, kehadiran para tokoh ini bertujuan menyambungkan kembali sanubari kekuasaan dengan etika.

"JK bukan siapa-siapa secara posisi saat ini, tapi punya kepemimpinan intrinsik karena integritasnya," tambahnya.

Sementara itu, Pakar Hukum Universitas Andalas, Feri Amsari, mengungkapkan bahwa ada dua alasan utama mengapa para tokoh meminta bertemu JK melalui Sudirman Said.

Pertama, para tokoh menilai pengalaman JK sebagai Wapres, ketua partai, hingga juru damai dianggap penting untuk membicarakan krisis kepemimpinan global agar "penyakit" dari luar tidak masuk ke dalam negeri.

"Mengulang kata Pak JK, pemimpin tidak boleh menggunakan sebatas insting dan instan," tegas Feri. 

Kedua, para tokoh ingin belajar mengenai aspek ekonomi dalam penyelenggaraan negara sebagai bahan perbaikan ke depan.

Di sisi lain, Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto yang hadir juga menekankan bahwa pertemuan ini bukanlah pertemuan politik, melainkan pertemuan moral rakyat sebagai penumpang "bus besar" bernama NKRI.

"Sopirnya Prabowo, kernetnya Gibran, awaknya menteri; rakyat sebagai penumpang layak menegur sopir," kata Tiyo.

Selain dihadiri oleh tokoh di atas, pertemuan ini dihadiri oleh spektrum tokoh yang luas lintas sektor dan lintas generasi.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya