Berita

Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam, Habib Hanif Alatas (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Janji Prabowo ke Ulama: Keluar dari BoP Jika Tak Untungkan Palestina

JUMAT, 06 MARET 2026 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia siap keluar dari Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) jika forum tersebut tidak lagi memberi manfaat bagi perjuangan Palestina.

Menurut Sekretaris Majelis Syuro DPP Front Persaudaraan Islam, Habib Hanif Alatas, komitmen itu disampaikan Presiden di hadapan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis malam, 6 Maret 2026.

Dikatakan Hanif, dalam pertemuan itu Presiden memaparkan perkembangan terkini situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk posisi Indonesia dalam BoP. 


Prabowo berjanji akan menarik Indonesia dari keanggotaan BoP apabila forum tersebut tidak memberikan manfaat dalam mendorong terciptanya perdamaian di Palestina.

"Kalau melihat tidak ada kemaslahatan lagi untuk Palestina, tidak ada peluang buat memperjuangkan kemaslahatan Palestina dan tidak sesuai dengan kepentingan nasional Indonesia, Presiden akan menarik diri. Pernyataannya seperti itu," ujar Hanif kepada wartawan usai pertemuan.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama, Nusron Wahid, mengungkapkan bahwa Presiden masih menilai BoP sebagai opsi paling realistis untuk mendorong terciptanya stabilitas dan perdamaian jangka panjang di Gaza.

"Pak Presiden juga mempertanyakan, kalau seandainya ada yang mendesak kita keluar dari BoP, terus tawarannya kita berunding dalam rangka menciptakan perdamaian itu di forum apa? Karena forum untuk melakukan perundingan perdamaian di Palestina dan Gaza, itu satu-satunya hari ini adalah di BoP," kata dia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya