Berita

Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, M. Din Syamsuddin (Foto: Net)

Politik

Din Syamsuddin: Prabowo Harus Tinggalkan Board of Peace yang Membahayakan Palestina

JUMAT, 06 MARET 2026 | 10:42 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Presiden Prabowo Subianto disarankan untuk keluar dari Board of Peace (BoP) bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Sebab, BoP diyakini bertujuan untuk lemahkan Palestina dan mengukuhkan dominasi Israel atas Palestina, serta lemahkan Dunia Islam. 

“Maka tidak ada pilihan lain bagi Presiden Prabowo Subianto kecuali segera keluar dari Board of Peace dan kembali ke Khittah Kenegaraan Indonesia sejati,” kata Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, M. Din Syamsuddin kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 6 Maret 2026.

Menurut Din, sungguh aneh dan bertentangan dengan nalar jernih bahwa lembaga yang didalihkan untuk membantu rekonstruksi Palestina (Gaza) justru tidak memasukkan unsur Palestina, malah melibatkan Israel.


“Maka sesungguhnya Board Peace adalah kamuflase apalagi sekarang sudah berubah menjadi Board of War (Dewan Peperangan),” kata Ketua Poros Dunia Wasatiyyat Islam ini.

Tragisnya lagi, dengan adanya Board of Peace ternyata Israel semakin merajalela menghancurkan Palestina dengan serangan setiap hari. Termasuk terhadap Masjid Al-Aqsha pada Bulan Suci Ramadhan dan dengan dukungan Amerika Serikat menyerang Negara Islam Iran, ketika rakyatnya menunaikan ibadah puasa.

Pada sisi lain, serangan terhadap Iran berdimensi mengadu domba antara Iran dan negara-negara Arab, yaitu dengan mendorong peledakan pangkalan militer Amerika Serikat dan instalasi strategis di negara-negara Arab. 

Penangkapan Agen Mossad dan CIA di Arab Saudi dan Qatar yang beraksi provokatif menunjukkan bahwa Israel dan Amerika Serikat telah merancang skenario memporakporandakan Dunia Islam. 

Atas dasar itu, menurut Din, pelibatan negara-negara Islam lain, seperti Indonesia dan Turkiye merupakan bagian dari tipu daya PM Israel dan Presiden Amerika Serikat yang memang menyandang Islamophobia.

“Di sinilah letak jebakan licik Amerika Serikat dan Israel dan kebodohan pihak lain yang akhirnya bungkam terhadap agresi dan invasi Israel terhadap Palestina. Mereka bungkam kala Board of Peace berubah menjadi Board of War,” tegasnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya