Berita

Direktur Tindak Pidana Umum (Dirgakum) Korlantas Mabes Polri, Brigjen Faizal (paling kanan). (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Presisi

Operasi Ketupat 2026:

Puncak Arus Mudik Diprediksi 14-15 Maret dan 18-19 Maret

KAMIS, 05 MARET 2026 | 16:33 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri telah merampungkan persiapan Operasi Ketupat 2026 untuk menyambut musim mudik dan balik Lebaran tahun ini. 

Korlantas Polri memprediksi adanya empat gelombang puncak pergerakan masyarakat, yakni dua saat mudik dan dua saat balik, serta kesiapan 10 jalan tol fungsional di Jawa.

Hal itu disampaikan Direktur Tindak Pidana Umum (Dirgakum) Korlantas Mabes Polri, Brigjen Faizal, dalam acara Dialektika Demokrasi bertema “Sinergi Pemerintah dan Stakeholder Buat Mudik 2026 Aman dan Nyaman” yang digelar Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP)bersama Pemberitaan DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2026. 


"Polri berkomitmen memastikan perjalanan pulang kampung berjalan lancar, aman, dan bebas dari potensi kriminalitas maupun gangguan keamanan lainnya," kata Faizal.
 
Untuk tahun 2026, Polri memprediksi puncak arus mudik akan terjadi dalam dua gelombang, yaitu tanggal 14-15 dan 18-19 Maret. Sementara itu, arus balik diprediksi memuncak pada tanggal 24-25 dan 28-29 Maret.

“Berdasarkan prediksi ini, kami bersama stakeholder lainnya telah mempersiapkan personel dan penempatan posko secara matang,” kata Faizal.

Salah satu fokus utama Polri adalah sterilisasi kerawanan di lima karakteristik lokasi keamanan utama. Pertama, jalan tol dan rest area. 

Faizal mengakui isu rest area menjadi perhatian penting, sehingga pihaknya telah melakukan evaluasi di sejumlah rest area jalur Jakarta-Cikampek dan Bandung.

“Kami sudah menyiapkan sistem digital yang memantau jumlah kendaraan masuk dan keluar secara real-time. Informasi ketersediaan parkir akan disebarluaskan melalui radio, media sosial, dan petugas di lapangan agar masyarakat bisa mengetahui kondisi terkini,” kata Faizal.
 
Kedua, jalan arteri dan jalan nasional yang rawan kemacetan, terutama di pasar tumpah, lokasi perbelanjaan, dan persimpangan yang membutuhkan pengaturan langsung. Ketiga, pelabuhan penyeberangan, bandara, terminal, dan stasiun.
 
Keempat, tempat wisata dan area modifikasi kendaraan. Polri akan menempatkan pos pemeriksaan (checkpoint) di titik-titik strategis, seperti di KM 81 jalur Jakarta-Cikampek, untuk memeriksa kendaraan perempuan, kendaraan rental, serta angkutan ilegal yang beroperasi bolak-balik tanpa istirahat.

“Kami bekerja sama dengan pihak perhubungan dan kesehatan. Jika pengemudi ditemukan kelelahan, kami akan memaksa mereka untuk istirahat demi keselamatan,” kata Faizal.

Kelima, tempat ibadah yang menjadi konsentrasi massa juga akan dijaga keamanannya.
 
Dalam upaya mengurai kemacetan di Jawa, Faizal mengumumkan kesiapan 10 jalan tol fungsional. 

Dua di antaranya yang dinilai sangat membantu adalah Tol Jabar Selatan (Cipeuyeum-Cisokan) yang siap 100 persen dan akan menampung arus dari arah Bandung yang sebelumnya memadati Cikampek, serta tol fungsional menuju Sukabumi yang akan menghindari titik kritis di Pasar Cibadak. 

“Tol-tol fungsional ini akan sangat membantu mengalirkan kendaraan dan mengurangi beban di jalur utama,” pungkas Faizal.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Ketika Gerakan Sosial Baru Menggugat Tatanan Politik

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:15

Ada Demo Mahasiswa, Masyarakat Diimbau Hindari Kawasan Monas

Selasa, 20 Oktober 2026 | 00:00

Cegah Perpecahan, Bagusnya Gibran Mundur

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:38

Ada Indikasi Dendam Politik di Balik Wacana Pelengseran Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:24

Legislator PKB Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran di Majalengka

Senin, 19 Oktober 2026 | 23:01

Realisasi Investasi Hingga Kuartal III Sentuh Rp1.539 T

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Investasi Tembus Rp3.923 Triliun

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:58

Ferry Juliantono Terpilih Jadi Presiden Syarikat Islam

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:53

Masyarakat Adat Wanam Merauke Butuh Pelatihan Pertanian Berkelanjutan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:45

BEM-KSI Gelar Silaturahmi ke PBNU dan Beri Apresiasi ke Gus Gudfan

Senin, 19 Oktober 2026 | 22:29

Selengkapnya