Berita

Sekretaris Jenderal Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Asep Efendi. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Politik

KB PII Serukan RI Inisiatif Mediasi Iran vs Israel-AS

KAMIS, 05 MARET 2026 | 14:56 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Serangan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel terhadap Iran dinilai berpotensi memperluas konflik global dan melanggar prinsip hukum internasional.

Kondisi tersebut juga dikhawatirkan memicu keterlibatan lebih banyak negara jika respons balasan dari Iran terus berkembang.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Asep Efendi di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu, 4 Maret 2026. 


Ia menilai tindakan militer yang dilakukan secara sepihak berisiko memperburuk stabilitas geopolitik di kawasan Timur Tengah.

“Dampaknya ini kita belum tahu sampai dimana,” kata Asep, dikutip Kamis 5 Maret 2026. 

Menurutnya, eskalasi konflik bisa meluas jika negara-negara lain ikut terlibat akibat reaksi balasan dari Iran. 

Karena itu, ia menyerukan agar seluruh pihak kembali mematuhi aturan internasional dan menghormati kedaulatan negara.

“Bagi Indonesia saya kira ini hal yang harus dilakukan adalah proaktif untuk melakukan inisiatif mediasi dari konflik yang ada,” ujarnya.

Asep menilai posisi Indonesia saat ini cukup diperhitungkan di kancah internasional, khususnya di kawasan Timur Tengah. 

Oleh sebab itu, Indonesia dinilai memiliki peluang memainkan peran diplomatik untuk menurunkan tensi konflik.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya