Berita

Ilustrasi. (Foto: Monitor.co.id)

Politik

Dapur Emak-emak Dipastikan Terdampak Perang Timur Tengah

KAMIS, 05 MARET 2026 | 05:39 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perang yang berkecamuk di kawasan Timur Tengah antara Israel-Amerika Serikat dengan Iran dipastikan bakal mengakibatkan guncangan ekonomi di banyak negara di dunia.

Indonesia termasuk menjadi negara yang akan terkena dampak dari perang tersebut mengingat ditutupnya Selat Hormuz dipastikan membuat harga bahan bakar membumbung tinggi.

“Kalau perang masih berlanjut mungkin sampai 1-2 bulan ke depan, bagaimana cadangan energi kita itu terhalang karena Selat Hormuz ditutup, bagaimana problem ekonomi yang memungkinkan terjadi krisis moneter, krisis fiskal, krisis daya beli, inflasi dan sebagainya itu? Jadi ini pertanyaan justru untuk membayangkan kalau perang berlanjut, konsekuensinya bagi Presiden Prabowo apa?” kata pengamat politik Rocky Gerung dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Rabu malam, 4 Maret 2026.


Ia menyebut Pemerintah RI harus menyiapkan langkah mitigasi dari kemungkinan terjadinya perang yang terus berlanjut. 

Itu yang harus kita tanya, APBN kita berubah pasti proyeksinya karena harga minyak pasti naik. Harga minyak naik itu harga pangan pasti ikut naik karena biaya angkutan, harga-harga komoditas yang lain juga naik. Maka yang pasti hancur adalah dapur emak-emak. Itu konsekuensinya,” tegas Rocky.

Akademisi yang dikenal kritis ini lantas memprediksi kemiskinan bakal meningkat jika perang terus terjadi.

“Sekarang kalau itu terjadi dan kita lihat bagaimana kelas menengah turun drastis, kelas yang ke bawah itu makin papa. Itu sebetulnya realisme yang mesti dihadapi oleh Presiden Prabowo,” pungkasnya.

Kendati demikian, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi tidak akan mengalami kenaikan akibat kondisi Timur Tengah hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

“Kemarin kami sudah melakukan rapat dengan Dewan Energi Nasional, dan di situ kami sudah mengantisipasi bahwa stok BBM kita untuk menjelang Hari Raya Idulfitri, insya Allah semua aman, termasuk dengan LPG. Jadi nggak perlu ada keraguan, sekalipun memang ada terjadi dinamika global di Iran dan Israel,” ujar Bahlil di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya