Berita

Rocky Gerung. (Foto: Dokumentasi RMOL/Istimewa)

Politik

Rocky Gerung: Damai Adanya di Surga, Perang Pasti akan Berlanjut

KAMIS, 05 MARET 2026 | 02:55 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Eskalasi konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah terus meluas usai serangan Amerika Serikat-Israel terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026.

Iran beberapa kali melakukan serangan balik ke Israel beserta sekutu AS yang ada di Timur Tengah.

Dampak konflik yang terjadi di Timteng akhirnya bisa dirasakan ke seluruh masyarakat dunia terkait lonjakan harga minyak, bahkan hingga menyebabkan krisis ekonomi di suatu negara.  


Dengan demikian, berbagai upaya damai digaungkan oleh banyak negara termasuk Indonesia.

Menurut pengamat politik Rocky Gerung, perdamaian menjadi suatu cita-cita, kendati dalam prinsip politik realisme, istilah damai hanya bersifat sementara.

“Harus dipahami bahwa damai itu hanyalah jarak di antara dua perang. Kira-kira begitu, pandangan realisme. Jadi kalau kita bedah the nature of war, hakikat perang itu, ya memang umat manusia itu lah peradaban, itu lah konsekuensi dari posisi manusia terhadap manusia yang lain, yaitu akan ada permusuhan,” kata Rocky dikutip dalam kanal YouTube pribadinya, Rabu malam, 4 Maret 2026.

Lanjut dia, damai hanya ada di surga atau akhirat. Sementara dalam kehidupan di dunia, perang selalu terjadi. Hal itu bisa dilihat dalam sejarah peradaban umat manusia. 

“Damai adanya di surga, gampangnya begitu. Jadi kita harus mulai dari filosofi itu. Bahwa perang pasti akan berlanjut. Setelah damai pasti akan ada perang lagi kan,” tegasnya.

Akademisi yang dikenal kritis ini menyebut perdamaian sangat perlu dilakukan agar manusia tidak punah. 

“Tapi perdamaian itu sekali lagi dia semacam jeda dari perang. Bukan damai yang abadi, damai yang abadi itu adanya di akhirat,” pungkasnya.


Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya