Berita

Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo (kanan) dan Duta Besar Jepang untuk RI. (Foto: Dokumentasi Polri)

Presisi

Buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ Terus Menggema di Panggung Dunia

Gastrodiplomasi Indonesia Semakin Dikenal Masyarakat Internasional
KAMIS, 05 MARET 2026 | 01:46 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Perjalanan buku ‘Rasa Bhayangkara Nusantara’ terus menorehkan jejak penting di berbagai belahan dunia. Setelah hadir di London, diperkenalkan dalam forum World Economic Forum di Davos, menjangkau Washington DC hingga Jeddah, kini buku tersebut resmi hadir di Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia.

Kehadiran buku Taste of Nusantara: 80 Bhayangkara Menu for Indonesia’s Free Nutritious Meals Program di lingkungan Kedutaan Besar Jepang menjadi penanda bahwa diplomasi budaya Indonesia semakin luas gaungnya di kawasan Asia Timur. 

Buku ini dibawa langsung oleh Wakapolri Dedi Prasetyo, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dalam rangka kegiatan Buka Puasa Bersama Ikatan Sakura Indonesia (ISI) dan Charge d’Affaires ad interim Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, Rabu, 4 Maret 2026. 


Momentum tersebut menjadi bagian dari penguatan hubungan bilateral Indonesia?"Jepang, khususnya dalam kerja sama reformasi kepolisian melalui Japan International Cooperation Agency (JICA), yang sejak era reformasi telah mendukung peningkatan kapasitas, profesionalisme, serta penguatan pendekatan kepolisian berbasis masyarakat di lingkungan Polri.

Jejak Global yang Terus Meluas

Perjalanan Rasa Bhayangkara Nusantara mencerminkan konsistensi Indonesia dalam menyampaikan narasi kebijakan melalui pendekatan budaya.

Di London, buku ini diserahkan kepada Duta Besar RI untuk Inggris sebagai simbol penguatan diplomasi kultural di Eropa.

Di Davos, buku tersebut hadir dalam forum World Economic Forum, memperkenalkan pendekatan unik Indonesia yang memadukan kebijakan strategis, budaya, dan program sosial dalam satu narasi komunikatif.

Di Washington DC, buku ini menjadi bagian dari rangkaian diplomasi dalam kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Amerika Serikat.

Di Jeddah, buku diserahkan kepada perwakilan RI sebagai penguatan diplomasi Indonesia di Timur Tengah. Dan kini, di Kedutaan Besar Jepang, buku tersebut resmi menjadi bagian dari jejaring diplomasi Indonesia di Asia Timur.

Setiap persinggahan bukan sekadar seremoni, melainkan perluasan pesan Indonesia kepada masyarakat internasional bahwa pembangunan sumber daya manusia, ketahanan pangan, dan penguatan identitas budaya dapat berjalan beriringan.

Buku ini ditulis bersama oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo dan Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Analisa Kebijakan Dirgayuza Setiawan. 

Dirgayuza menegaskan bahwa sejak awal buku ini dirancang sebagai instrumen diplomasi negara.

“Buku Rasa Bhayangkara Nusantara kami tulis sebagai jembatan komunikasi kebijakan Indonesia kepada dunia. Melalui pendekatan budaya yang universal, masyarakat internasional dapat memahami bagaimana Indonesia menjalankan Program Makan Bergizi Gratis dengan kekuatan kearifan lokal dan keberagaman pangan nasional,” ujar Dirgayuza.

Ia menambahkan bahwa diplomasi modern membutuhkan narasi yang inklusif, mudah dipahami, dan menyentuh sisi kemanusiaan lintas bangsa.

Sementara itu, Wakapolri menyampaikan bahwa buku yang ditulis bersama tersebut merupakan wujud sinergi antara kebijakan, budaya, dan kontribusi institusi negara dalam mendukung program prioritas nasional.

“Buku ini kami tulis bersama sebagai bentuk kontribusi nyata dalam memperkenalkan wajah Indonesia yang humanis, kuat secara budaya, dan progresif dalam kebijakan. Kehadirannya di berbagai pusat dunia menunjukkan bahwa gastrodiplomasi Indonesia mampu menjadi bagian penting dan selaras dengan diplomasi bangsa,” tegas Wakapolri.

Gastrodiplomasi sebagai Wajah Diplomasi Bangsa

Rasa Bhayangkara Nusantara tidak hanya memuat 80 menu bergizi dari berbagai daerah di Indonesia, tetapi juga membawa pesan besar tentang implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri sebagai salah satu prioritas nasional.

Kini, dari Eropa, Amerika, Timur Tengah, hingga Jepang, Rasa Bhayangkara Nusantara terus bergerak melintasi batas geografis dan diplomatik, membawa pesan Indonesia kepada dunia: bahwa kebijakan strategis dapat dikomunikasikan melalui budaya, bahwa keamanan dan kemanusiaan berjalan beriringan, serta bahwa gastrodiplomasi menjadi bagian integral dan selaras dengan diplomasi bangsa.

Informasi ini penting untuk segera diketahui masyarakat, karena menjadi bukti bahwa karya anak bangsa dan semangat Bhayangkara Nusantara telah melampaui batas negara, memperkuat posisi Indonesia di panggung global melalui pendekatan yang inklusif, komunikatif, dan berdaya saing internasional.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Jamaika Nilai Otonomi Sahara Maroko Solusi Paling Layak Ditempuh

Jumat, 25 September 2026 | 10:16

Dibayangi Ketidakpastian Global, Rupiah Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Jumat, 25 September 2026 | 10:15

Wacana Pileg dan Pilpres Dipisah, Pengamat Ingatkan Konsekuensi Konstitusional

Jumat, 25 September 2026 | 10:06

KPK Telusuri Aset TPPU Milik Walikota Madiun Maidi, Periksa Sejumlah Saksi

Jumat, 25 September 2026 | 09:58

Syahganda Nazar Gunduli Kepala dan Umrah Jika Gibran Didiskualifikasi MK

Jumat, 25 September 2026 | 09:50

Impor Produk Halal Capai 31 Miliar Dolar AS, Indonesia Kejar Pasar Global

Jumat, 25 September 2026 | 09:48

IHSG Kembali Menguat, Tembus Level 6.300

Jumat, 25 September 2026 | 09:34

Gibran Masih Bocil, Lebih Cocok Jadi Camat Ketimbang Wakil Presiden

Jumat, 25 September 2026 | 09:30

Prabowo Bangga Indonesia Raih Emas Pertama di Asian Games 2026

Jumat, 25 September 2026 | 09:28

Bertemu Trump, Xi Jinping Ingatkan Bahaya Jebakan Thucydides

Jumat, 25 September 2026 | 09:00

Selengkapnya