Berita

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO) menandatangani Nota Kesepahaman. (Foto: Istimewa)

Bisnis

Telkom dan AALTO Lanjutkan Kolaborasi Strategis Pengembangan Stratospace

RABU, 04 MARET 2026 | 18:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel) dan AALTO HAPS Limited (AALTO), anak perusahaan Airbus, menandatangani Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) guna melanjutkan pengembangan Stratospace dan infrastruktur telekomunikasi di Indonesia. 

Penandatanganan tersebut berlangsung dalam rangkaian agenda Mobile World Congress (MWC) di Barcelona, Spanyol pada Senin 2 Maret 2026. 

Momentum ini menegaskan komitmen kedua pihak untuk menghadirkan solusi konektivitas yang inovatif, andal, dan berkelanjutan di berbagai wilayah Indonesia.


Melalui kesepahaman ini, AALTO akan bertindak sebagai penyedia layanan konektivitas Stratospace sekaligus operator Stratocraft, yang meliputi penempatan, pengoperasian, serta pengelolaan solusi berbasis High Altitude Platform System (HAPS). 

Mitratel, sebagai penyedia infrastruktur menara telekomunikasi dan operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), akan mendukung implementasi melalui penyediaan dan pengelolaan infrastruktur menara yang dibutuhkan.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari strategi TelkomGroup dalam menyiapkan fondasi next generation infrastructure yang melengkapi jaringan terestrial.

“Teknologi HAPS memiliki potensi untuk menjawab tantangan penyediaan layanan di wilayah 3T sejalan dengan kebutuhan pemerintah dan kebutuhan dasar masyarakat atas akses konektivitas yang merata,” ujar Seno dalam keterangan tertulis, Rabu 4 Maret 2026.

Ia menambahkan bahwa TelkomGroup mendukung kelanjutan inisiatif ini melalui pengujian dan studi kelayakan yang komprehensif guna memastikan kesiapan implementasi secara terukur. 

“Setiap tahapan adopsi teknologi akan dijalankan secara prudent, mengedepankan tata kelola yang baik serta kepatuhan terhadap seluruh regulasi yang berlaku, sehingga dapat memberikan nilai jangka panjang bagi ekosistem digital nasional,” tambahnya.

Perluasan ruang lingkup kerja sama ini merupakan kelanjutan dari kesepahaman yang telah terjalin sejak 2023. Potensi sinergi kedua pihak akan terus dievaluasi melalui kajian menyeluruh yang mencakup aspek bisnis, finansial, teknis, operasional, komersial, hukum, dan regulasi guna memastikan perencanaan dan pelaksanaan yang akuntabel.

CEO Mitratel Theodorus Ardi Hartoko menegaskan bahwa inisiatif ini sejalan dengan komitmen perseroan dalam memperkuat ekosistem infrastruktur digital Indonesia. 

“Kesepahaman ini memberikan landasan yang lebih kokoh bagi kedua pihak untuk menyusun peta jalan implementasi yang terukur dan berorientasi jangka panjang,” jelas Theodorus.

Dengan diperpanjangnya MoU hingga Oktober 2027, kedua perusahaan akan terus mengevaluasi dan mematangkan potensi integrasi antara teknologi HAPS dan infrastruktur telekomunikasi sebagai bagian dari komitmen bersama dalam memperluas akses konektivitas serta mempercepat transformasi digital Indonesia.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya