Berita

Menteri UMKM, Maman Abdurrahman. (RMOL/Sarah Alifia Suryadi)

Bisnis

Menteri Maman Bakal Hajar Praktik Impor Ilegal

RABU, 04 MARET 2026 | 18:03 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Pemerintah akan menertibkan praktik impor ilegal untuk melindungi pasar domestik dan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengatakan, upaya sterilisasi pasar dari barang impor ilegal akan mengganggu kepentingan sejumlah pihak.

“Mohon pahami kalau lima bulan ke depan saya akan banyak dihajar, karena pasti banyak pihak yang terganggu,” ujar Maman di Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu 4 Maret 2026. 


Menurutnya, penertiban dilakukan setelah ditemukan dugaan ketidaksesuaian data ekspor dan impor, khususnya dari China. 

Ia menyebut terdapat selisih signifikan antara angka barang yang dicatat keluar dari negara asal dengan yang tercatat masuk ke Indonesia.

“Yang dicatat di sana 1.000, yang dicatat di Indonesia cuma 100. Berarti kan ada gap. Ke mana sembilan ratusnya itu?” tanya Maman.

Maman menegaskan temuan tersebut telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto. Ia menyatakan kepala negara memberi lampu hijau untuk menindaklanjuti persoalan tersebut sebagai bagian dari perlindungan UMKM.

“Pak Presiden mendukung 100 persen. Pak Presiden mengatakan, silakan Pak Menteri jalankan, saya mendukung,” kata Maman.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya