Berita

Presiden Prancis Emmanuel Macron (Tangkapan layar RMOL dari siaran France24)

Global

Prancis Mulai Kerahkan Armada Perang ke Timur Tengah

RABU, 04 MARET 2026 | 11:29 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Prancis mulai mengerahkan kapal induk andalan negaranya ke kawasan Mediterania menyusul memanasnya perang di Timur Tengah, menyusul eskalasi yang semakin meningkat di kawasan.

Dalam pidato yang disiarkan dari Istana Elysee pada Selasa, 3 Maret 2026, Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan telah memerintahkan kapal induk Charles de Gaulle beserta seluruh aset udaranya dan kapal fregat pengawal untuk bergerak menuju Mediterania.

“Menghadapi situasi yang tidak stabil ini dan ketidakpastian di hari-hari mendatang, saya telah memerintahkan kapal induk Charles de Gaulle, aset udaranya, dan kapal fregat pengawalnya untuk berlayar menuju Mediterania,” kata Macron, dikutip dari France24, Rabu 4 Maret 2026.


Macron juga mengungkapkan bahwa jet tempur Rafale, sistem pertahanan udara, serta sistem radar tambahan telah dikerahkan ke kawasan Timur Tengah dalam beberapa jam terakhir.

“Dan kami akan melanjutkan upaya ini selama diperlukan,” tegasnya.

Keputusan ini diambil setelah meningkatnya eskalasi, termasuk serangan terhadap pangkalan udara Inggris di Siprus. Macron menekankan bahwa Siprus adalah anggota Uni Eropa dan baru saja menjalin kemitraan strategis dengan Prancis, sehingga memerlukan dukungan.

Prancis juga mengirimkan fregat Languedoc untuk memperkuat pertahanan di sekitar Siprus, yang dijadwalkan tiba pada malam hari waktu setempat.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Prancis, Jean-Noel Barrot, menyebut jet Rafale telah dikerahkan di atas Uni Emirat Arab untuk melindungi pangkalan militer Prancis di sana. Prancis diketahui memiliki ratusan personel militer yang ditempatkan di UEA, termasuk di pangkalan Al-Dhafra dekat Abu Dhabi.

Menurut Barrot, sebuah hanggar di pangkalan Prancis di UEA sempat terkena serangan drone pada Minggu. Ia memastikan jet Rafale dan para pilotnya dimobilisasi untuk mengamankan wilayah udara dan menetralisir ancaman drone.

Ketegangan kawasan meningkat setelah Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan ke Iran pada Sabtu, yang dilaporkan menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatullah Ali Khamenei. Iran kemudian membalas dengan menargetkan sekutu-sekutu AS di kawasan Teluk.

Serangan drone dan pencegatan di wilayah UEA bahkan menyebabkan kebakaran di fasilitas industri minyak di Fujairah, meskipun api berhasil dipadamkan dan operasional tidak terganggu.

Dengan pengerahan kapal induk dan tambahan sistem pertahanan ini, Prancis menegaskan posisinya untuk melindungi warga negara, pangkalan militernya, serta mendukung mitra-mitranya di kawasan Timur Tengah di tengah eskalasi konflik yang masih terus berkembang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya