Berita

Presiden Prabowo Subianto memimpin pertemuan dengan para tokoh nasional di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa malam, 3 Februari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Prabowo Bahas Konflik Iran hingga Board of Peace dengan Eks Presiden dan Tokoh Bangsa

RABU, 04 MARET 2026 | 07:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah memanasnya situasi global, Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan strategis bersama eks presiden dan para tokoh bangsa guna membedah dampak konflik Iran serta menjelaskan posisi Indonesia terkait inisiatif Board of Peace.

Mantan Presiden yang hadir di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-9 RI Boediono. 

Kemudian dihadirkan mantan Menteri Luar Negeri Hasan Wirajudha, Ketua Umum KADIN Anindya Bakrie, Ketua Umum APINDO Shinta Widjaja Kamdani, Ketua Umum BPP HIPMI Akbar Himawan Buchari, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.


Sejumlah pimpinan partai politik turut hadir dalam forum tersebut. Di antaranya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf, serta Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia. 

Bahlil mengungkap, dalam pertemuan tersebut Prabowo memaparkan perkembangan geopolitik terkini sekaligus menjelaskan langkah-langkah strategis pemerintah untuk meminimalkan risiko rambatan krisis, terutama di sektor energi dan stabilitas nasional.

“Bapak Presiden menjelaskan berbagai hal terkait perkembangan geopolitik dan kesiapan Indonesia dalam menghadapi dinamika global, khususnya dalam konteks energi dan beberapa persoalan lain” ujar Bahlil kepada awak media di Istana Negara, Selasa malam, 3 Maret 2026. 

Menurutnya langkah Presiden tersebut menjadi bentuk kehati-hatian sekaligus kesiapsiagaan pemerintah dalam menjaga kepentingan nasional.

"Prinsipnya, kami dari partai politik sangat memahami posisi yang dilakukan Bapak Presiden dan kesiapan langkah-langkah untuk mengantisipasi situasi ini," imbuh dia.

Pandangan senada disampaikan Presiden PKS Al Muzzammil Yusuf. Ia menuturkan bahwa Prabowo turut menekankan pentingnya ketahanan nasional dalam menghadapi potensi krisis, mulai dari sektor pangan hingga energi, serta urgensi menjaga soliditas elite bangsa di tengah tekanan global.

“Intinya bagaimana kesiapan kita menghadapi krisis itu. Beliau menjelaskan tentang kesiagaan pangan, kesiagaan energi, dan dialog elite. InsyaAllah beliau sendiri akan menyampaikan sikap resmi kepada publik,” tambahnya.

Tak hanya konflik Iran, forum tersebut juga membahas perkembangan terkait Dewan Perdamaian atau Board of Peace. 

Menurut Muzzammil, Prabowo menjelaskan bahwa gagasan Board of Peace mungkin bukan opsi ideal, namun dinilai sebagai langkah paling realistis dalam mendorong terwujudnya perdamaian jangka panjang di Palestina.

“Dari penjelasan Pak Prabowo tentang Board of Peace itu adalah penjelasan yang mungkin telah Pak Prabowo sampaikan kepada MUI dan Ormas Islam," tuturnya.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Siapa di Balik Penyadapan Presiden Prabowo?

Kamis, 05 November 2026 | 06:29

Mengendus Pasal Makar

Kamis, 05 November 2026 | 06:14

DPRD Dukung Roadshow Pramono Anung ke 44 Kecamatan

Kamis, 05 November 2026 | 06:04

Mengenal Listyo Sigit, Eks Kapolri yang Jadi Raja Oknum

Kamis, 05 November 2026 | 05:57

Penyadapan Presiden Prabowo Bukan Kasus Biasa

Kamis, 05 November 2026 | 05:43

BPOM Buka Suara soal Vape Mengandung Obat Bius Etomidat dan Ketamin

Kamis, 05 November 2026 | 05:10

Intelektualisme Pemuda Kunci Memperkuat Persatuan Bangsa

Kamis, 05 November 2026 | 04:44

Kasus Listyo Sigit Imbas Sistem UUD 2002 yang Memproduksi Kegaduhan

Kamis, 05 November 2026 | 04:26

PAM Jaya Raih Penghargaan Pembayar Pajak Terbesar di Jakpus

Kamis, 05 November 2026 | 04:22

MUI: Penyadapan Presiden Kategori Tajassus dan Berdosa

Kamis, 05 November 2026 | 04:08

Selengkapnya