Berita

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar. (Foto: Istimewa)

Politik

Yulian Gunhar:

Imbas Perang Iran-AS dan Israel Berpeluang Bebani APBN

SELASA, 03 MARET 2026 | 12:12 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran diprediksi memperburuk ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Situasi ini dikhawatirkan berdampak langsung pada lonjakan harga minyak dunia.

Anggota Komisi XII DPR Yulian Gunhar mengingatkan pemerintah untuk segera mengantisipasi kemungkinan terburuk tersebut.

“Kita ini masih negara yang bergantung pada impor minyak dari kawasan Timur Tengah,” kata Gunhar dalam keterangannya, Selasa 3 Maret 2026.


Gunhar menyoroti kondisi Selat Hormuz yang kini berada dalam situasi tidak pasti setelah Iran disebut menutup jalur tersebut. Selat Hormuz diketahui melayani lebih dari 20 persen lalu lintas minyak global.

"Dampaknya akan langsung terasa pada ketersediaan bahan bakar dalam negeri,” kata Gunhar.

Ia meminta pemerintah fokus mengantisipasi harga minyak dunia yang berpotensi melonjak tajam jika gangguan distribusi berlangsung lama. Bahkan, menurutnya para pakar energi memperkirakan harga bisa mendekati atau melampaui 100 dolar AS per barel.

“Kalau gangguan di Selat Hormuz ini berkepanjangan, harga minyak bisa langsung mendekati bahkan melampaui 100 dolar per barel,” kata Gunhar.

Kondisi tersebut, lanjut Gunhar, akan menambah beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), terutama pada pos subsidi bahan bakar minyak (BBM).

“Kenaikan harga minyak dunia sudah pasti akan menambah beban berat APBN kita, khususnya untuk subsidi BBM. Ini harus diantisipasi dari sekarang,” kata Gunhar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Muhammadiyah Himpun Rp6 Miliar untuk Korban Gempa NTT, Rp3,4 Miliar Telah Disalurkan

Sabtu, 05 September 2026 | 10:18

Emas Antam Ambruk Rp30.000, Termurah Dibanderol Rp1,3 Juta

Sabtu, 05 September 2026 | 09:19

Banding Kasus Penyiraman Air Keras, Hukuman Dua Pelaku Diringankan

Sabtu, 05 September 2026 | 08:50

Hari Pelanggan Nasional 2026, Pertagas Perkuat Layanan dan Keandalan Energi

Sabtu, 05 September 2026 | 08:14

112 Tersangka Kasus Karhutla Sudah Ditangkap, 55 Perkaran Dilidik

Sabtu, 05 September 2026 | 07:41

RUU Perampasan Aset Potensial Menjarah Aset Seluruh Rakyat

Sabtu, 05 September 2026 | 06:46

112 Tersangka Kasus Karhutla Ditangkap, Terbanyak di Riau

Sabtu, 05 September 2026 | 06:34

Muhammadiyah Layani Penyintas Gempa NTT

Sabtu, 05 September 2026 | 06:17

JHL Foundation Beri Beasiswa Kelapa untuk 100 Mahasiswa UBB

Sabtu, 05 September 2026 | 06:02

Operasi Modifikasi Cuaca Dioptimalkan di Kalbar dan Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 05:52

Selengkapnya