Berita

561 butir amunisi serta uang tunai berhasil disita aparat gabungan di markas KKB. (Foto: Humas Satgas Operasi Damai Cartenz-2026)

Presisi

Aparat Sita Amunisi hingga Uang Tunai Usai Rebut Markas DPO KKB

SELASA, 03 MARET 2026 | 01:47 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aparat gabungan TNI-Polri yang terdiri dari Satgas Habema, Rajawali, dan Operasi Damai Cartenz-2026 melakukan upaya penangkapan buronan yang mengaku sebagai Panglima Kodap III D Dulla Aibon Kogoya pada Minggu malam, 1 Maret 2026 sekitar pukul 22.40 WIT.

Usaha itu tidak mudah lantaran dalam operasi tersebut terjadi kontak tembak antara aparat dan kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Akhirnya, KKB pun melarikan diri meninggalkan markas yang selama ini mereka kuasai.


Setelah itu, aparat berhasil menguasai lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti penting yakni 561 butir amunisi dari berbagai kaliber, baik untuk senjata laras panjang maupun pendek, serta 10 magazen, magazen senjata api jenis SS1 dan senjata api jenis AK-101. 

Selain itu, turut diamankan 12 unit telepon genggam, lima unit handy talky (HT), serta uang tunai sebesar Rp79.900.000.

Temuan lain yang menjadi perhatian aparat adalah dua unit telepon genggam yang diduga milik korban aksi kekerasan sebelumnya. Satu di antaranya diduga milik anggota Brimob Batalyon C yang gugur akibat aksi penyerangan tahun lalu.

“Ini merupakan komitmen negara untuk hadir di tengah masyarakat ketika terjadi aksi-aksi kekerasan. TNI-Polri tidak akan tinggal diam,” tegas Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Yusuf Sutejo dalam keterangan resmi yang diterima redaksi di Jakarta, Senin malam, 2 Maret 2026.
 
Kami akan terus melakukan pengejaran dan penegakan hukum terhadap para pelaku kelompok kriminal bersenjata hingga mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” sambungnya. 

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Brigjen Faizal Ramadhani, mengimbau masyarakat untuk tetap tenang sebab, hingga saat ini, aparat gabungan masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan jangan terpengaruh informasi yang belum resmi. Aparat keamanan akan bertindak tegas terhadap siapapun yang berupaya membuat kekacauan dan mengganggu stabilitas keamanan. Penegakan hukum ini semata-mata untuk melindungi masyarakat dan menjaga ketertiban,” kata Faizal.


Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya