Berita

Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan. (Foto: Dokumentasi ATR/BPN)

Nusantara

Wamen Ossy: Pemanfaatan AI Tunjang Pengelolaan Data Pertanahan

SELASA, 03 MARET 2026 | 01:00 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) memiliki potensi besar dalam menunjang pengelolaan data pertanahan dan tata ruang.

Hal itu disampaikan Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Dermawan dalam webinar bertajuk Strategi Optimalisasi AI di Kementerian ATR/BPN, yang digelar baru-baru ini.

Menurut Ossy, teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pemetaan dan analisis data tata ruang. Selain itu, AI juga berpotensi mendeteksi konflik agraria sejak dini hingga memperkuat pengawasan serta pemberantasan mafia tanah berbasis data.


“Teknologi AI harus memberikan manfaat nyata, menjamin keamanan data serta perlindungan privasi, dan tetap menjunjung etika serta kepatuhan hukum,” ujar Ossy dikutip redaksi di Jakarta, Senin, 2 Maret 2026.

Ia menegaskan, penerapan AI di ATR/BPN harus berlandaskan tiga prinsip utama, yakni efisien, aman, dan bertanggung jawab.

Webinar yang diikuti sekitar 700 peserta tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai bidang untuk membahas strategi implementasi AI secara komprehensif di lingkungan kementerian.

Ossy berharap kegiatan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui pelatihan berkelanjutan, pengembangan proyek percontohan, serta penyusunan pedoman internal penerapan AI. 

Dengan demikian, transformasi digital di sektor pertanahan dapat berjalan optimal dan berdampak nyata bagi pelayanan publik.


Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya