Berita

Istri pemilik rokok HS Anis Syarifah meninggal dunia usai terlibat kecelakaan di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo. (Foto: Istimewa)

Nusantara

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

SENIN, 02 MARET 2026 | 18:54 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kecelakaan tragis melibatkan motor Harley Davidson dan sepeda motor Jupiter MX, terjadi di Jalan Nasional Purworejo-Wates, tepatnya perempatan dekat BRI Palihan, Kapanewon Temon, Kabupaten Kulon Progo, pada Minggu sore, 1 Maret 2026.

Dikutip dari RMOLJateng, terlibat dalam kecelakaan tersebut adalah Muhammad Suryo, yang dikenal sebagai pemilik rokok HS. Ia mengendarai moge berboncengan dengan istrinya, Anis Syarifah (41) yang meninggal dunia.

Sedangkan pengendara Jupiter MX, seorang laki-laki warga sekitar TKP yang belum diketahui identitasnya, berboncengan dengan anaknya yang masih SD.
 

 
Ucapan belasungkawa pertama kali disampaikan melalui akun resmi perusahaan HS. Dalam unggahan tersebut, keluarga besar perusahaan menyampaikan duka atas wafatnya Anis Syarifah.

Menurut keterangan di lokasi, moge tersebut berada dalam rombongan dan melaju cukup kencang saat hendak mendahului kendaraan di depannya dengan mengambil lajur kanan. 

Pada saat bersamaan, sepeda motor Jupiter MX menyeberang dari arah Jalan Palihan menuju utara di perempatan yang tidak dilengkapi lampu lalu lintas.

Benturan keras pun tak terhindarkan. Kedua kendaraan terpental cukup jauh. Moge dilaporkan terseret hingga puluhan meter, sementara sepeda motor lainnya juga mengalami kerusakan parah. 

Beberapa bagian kendaraan bahkan terlempar ke sekitar rumah warga dan area sungai di sisi jalan.

Anis Syarifah sempat dievakuasi dalam kondisi masih bergerak dan mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong. 

Anis dinyatakan meninggal dunia usai kejadian tersebut. Jenasah Anis selanjutnya dimakamkan di Makam Muslim Tajem Sleman, pada Senin 2 Maret 2026.

Sementara itu, Muhammad Suryo dilaporkan dalam kondisi kritis dan kini menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Yogyakarta. 

Pengendara Jupiter MX dan anaknya mengalami luka serius, termasuk patah tulang, dan masih dirawat di RSUD Wates.

Insiden ini menyita perhatian publik, mengingat Muhammad Suryo dikenal sebagai pengusaha yang membesarkan merek rokok HS dalam waktu singkat melalui Surya Group Holding Company. 

Hingga kini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya