Berita

Dewan Pakar BPIP Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri, Darmansjah Djumala. (Foto: BPIP)

Politik

Konflik AS-Israel Kontra Iran Bisa Jadi Perang Regional di Timteng

SENIN, 02 MARET 2026 | 16:15 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Meninggalnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat eskalasi militer antara Israel-Amerika Serikat terhadap Iran berpotensi mengubah lanskap keamanan kawasan Timur Tengah (Timteng) secara drastis.

Bahkan, konflik terbuka kedua negara itu dikhawatirkan bisa meluas menjadi perang regional dengan dampak kemanusiaan dan ekonomi global yang serius.

Dewan Pakar BPIP Bidang Strategi Hubungan Luar Negeri, Darmansjah Djumala mengatakan, konfrontasi tersebut menandai babak baru usai bertahun-tahun kedua negara terlibat dalam perang bayangan melalui operasi intelijen, serangan siber, dan konflik proksi.


“Jika eskalasi tidak segera dikendalikan, konflik ini berpotensi menjelma menjadi perang regional di Timur Tengah,” ujar Djumala dalam keterangan tertulis, Senin 2 Maret 2026.

Djumala menjelaskan, bila jaringan sekutu dan kelompok proksi Iran di sejumlah negara, mulai dari Palestina/Gaza, Lebanon, Irak, Suriah, Yaman hingga Bahrain, berpotensi membuka front baru. 

Kondisi ini dapat menyeret sekutu Amerika Serikat di kawasan ke dalam pusaran konflik yang lebih luas.

“Eskalasi ini juga berisiko memperburuk krisis kemanusiaan dan memperpanjang ketidakstabilan politik di kawasan yang sejak lama dilanda konflik,” kata Djumala.

Untuk itu, Djumala mendorong komunitas internasional mengambil langkah de-eskalasi melalui diplomasi multilateral.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya