Berita

Momen kebersamaan Sandiaga Uno dan Try Sutrisno. (Foto: Akun X Sandiaga)

Politik

Keteguhan Try Sutrisno Akan Selalu Hidup di Hati Bangsa Indonesia

SENIN, 02 MARET 2026 | 14:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Wafatnya Wakil Presiden ke-6 RI, Try Sutrisno, turut meninggalkan duka mendalam bagi berbagai kalangan, termasuk mantan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno, yang menyampaikan belasungkawa atas kepergian sosok negarawan tersebut.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Bangsa ini kembali kehilangan seorang teladan. Seorang prajurit yang mengabdikan hidupnya untuk negeri, dan seorang pemimpin yang menunjukkan kerendahan hati dalam memimpin,” ujar Sandiaga dalam pernyataannya, Senin, 2 Maret 2026.

Sandiaga mengenang sosok almarhum bukan hanya sebagai jenderal dan pemimpin nasional, tetapi juga figur yang hangat dan penuh ketulusan.


“Setiap bertemu beliau, yang terasa bukan hanya kewibawaan seorang jenderal, tetapi juga kehangatan seorang orang tua yang selalu memberi nasihat dengan penuh ketulusan,” tuturnya.

Menurutnya, warisan terbesar Try Sutrisno tidak semata pada jabatan yang pernah diemban, melainkan nilai-nilai yang ditinggalkan bagi bangsa.

“Warisan terbesar beliau bukan hanya jabatan sebagai Wakil Presiden RI ke-6, tetapi nilai-nilai pengabdian, keteguhan, dan cinta tanah air yang akan selalu hidup di hati bangsa Indonesia,” lanjutnya.

Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta itu pun mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.

“Semoga Allah SWT menerima amal ibadah beliau dan memberikan tempat terbaik di sisi-Nya. Selamat jalan, Pak Try. Jasa dan pengabdianmu akan selalu dikenang,” pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin pagi, 2 Maret 2026 pukul 07.00 WIB di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta. Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia.


Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya