Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR F-PKS, Sukamta (Foto: Dokumen Fraksi PKS)

Politik

Komisi I DPR Kecam Serangan ke Iran, Minta Eskalasi Dihentikan

SENIN, 02 MARET 2026 | 11:59 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Serangan militer yang dilakukan Israel dengan dukungan dan partisipasi Amerika Serikat ke wilayah Iran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026 waktu setempat, menuai kecaman dari DPR RI.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menegaskan pihaknya menolak agresi militer tersebut karena dinilai sebagai eskalasi berbahaya yang dapat mengancam keamanan serta stabilitas kawasan Timur Tengah.

Ia menyatakan serangan tersebut berpotensi memperluas konflik dan memperburuk situasi geopolitik regional. Menurutnya, perang harus segera dihentikan demi mencegah dampak yang lebih luas terhadap masyarakat sipil dan stabilitas global.


Sukamta menilai tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan negara dan bertentangan dengan prinsip hukum internasional. Ia menegaskan bahwa setiap negara memiliki hak untuk mempertahankan wilayah dan kedaulatannya sesuai dengan ketentuan hukum internasional.

Legislator dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga meminta pertanggungjawaban Amerika Serikat dan Israel atas dampak eskalasi yang berpotensi memicu konflik regional lebih luas.

Selain itu, ia mengingatkan agar perhatian dunia terhadap konflik Iran tidak dimanfaatkan untuk memperluas agresi di wilayah lain, termasuk Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem. Menurutnya, komunitas internasional perlu memastikan stabilitas dan perlindungan kemanusiaan tetap menjadi prioritas di tengah situasi yang semakin memanas.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

UPDATE

Kapolri Resmi Larang Seluruh Polisi Pakai Vape

Minggu, 01 November 2026 | 21:51

Ketidakpuasan terhadap Kinerja Pemerintah

Minggu, 01 November 2026 | 21:33

Gaduh Penggeledahan Pesantren, Polri Libatkan Propam

Minggu, 01 November 2026 | 20:41

Dua Nasabah Gugat AIA Financial ke PN Jaksel

Minggu, 01 November 2026 | 20:18

Mantra Mahasiswa dan Mengapa Rakyat Sering Kali Dikalahkan?

Minggu, 01 November 2026 | 19:36

KB Bank Syariah Digugat ke Pengadilan

Minggu, 01 November 2026 | 18:39

Pakar Tata Negara Bongkar Efek Putusan MA Terhadap Nasib Gibran

Minggu, 01 November 2026 | 18:15

Cancel Culture RANS-Willie Salim Contoh Kemarahan Publik

Minggu, 01 November 2026 | 17:41

Lulusan Trisakti Didorong Jadi Generasi Inovatif dan Berjiwa Wirausaha

Minggu, 01 November 2026 | 17:23

Elemen Umat Islam Harus Bersatu Perkuat Ekonomi melalui Koperasi

Minggu, 01 November 2026 | 17:00

Selengkapnya