Berita

Maskapai penerbangan Garuda Indonesia (Foto: Dokumen RMOL)

Bisnis

Waspada Konflik Timur Tengah, Kemenhub Pantau Ketat Rute Internasional

SENIN, 02 MARET 2026 | 08:48 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memberikan peringatan khusus kepada seluruh maskapai yang melayani rute internasional menuju atau melintasi kawasan Timur Tengah. 

Langkah ini diambil menyusul ketegangan yang kian memuncak antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Situasi geopolitik tersebut dilaporkan mulai mengganggu operasional sejumlah penyedia jasa penerbangan di wilayah terkait.

“Sebagian penerbangan internasional yang melewati kawasan Timur Tengah turut terdampak, sebagian dibatalkan, namun ada perjalanan yang saat ini belum terdampak. Untuk itu, kami imbau maskapai meningkatkan kewaspadaan dan penumpang secara aktif memantau perkembangan informasi," ujar Dudy di Jakarta, Minggu 1 Maret 2026. 


Seiring memanasnya konflik, banyak maskapai asing memilih untuk membatalkan atau menghentikan layanan dari dan menuju berbagai kota di Timur Tengah. 

Berikut adalah daftar maskapai yang telah melakukan penyesuaian operasional:

Pembatalan/Penghentian Layanan: Etihad Airways, Qatar Airways, Emirates, Ethiopian Airlines, Malaysia Airlines, Phillipine Airlines, Indigo Airlines, Srilanka Airlines, China Southern Airlines, Singapore Airlines, dan Scoot.

Pemantauan Khusus: Saudia Airlines masih mengobservasi kondisi beberapa kota tujuan.

Operasional Terbatas: Ethiopian Airlines tetap terbang secara reguler, namun menutup rute menuju Amman (Yordania) dan Tel Aviv (Israel).

Hingga saat ini, dua maskapai besar Indonesia, yaitu Garuda Indonesia dan Lion Air, dilaporkan belum terkena dampak langsung. Rute menuju Jeddah masih berjalan normal. Meski begitu, Garuda Indonesia telah melakukan pengalihan rute (reroute) untuk penerbangan menuju Amsterdam melalui Kairo, Mesir, demi faktor keamanan.

Dudy menegaskan bahwa keselamatan penumpang adalah harga mati. Kemenhub terus menjalin komunikasi intensif dengan Airnav Indonesia, operator bandara, serta otoritas internasional guna memastikan setiap penerbangan tetap aman di tengah penutupan ruang udara oleh negara-negara seperti Qatar, UEA, Bahrain, Kuwait, Irak, dan Suriah.

"Kami telah berkoordinasi dan meminta maskapai memonitor kondisi ruang udara Timur Tengah, termasuk untuk perjalanan umroh,” ucap Dudy.

Ia juga menginstruksikan pengelola bandara dan maskapai untuk sigap melayani penumpang yang terdampak perubahan jadwal. Hal ini mencakup; pengurusan pembatalan dokumen di imigrasi, penyediaan akomodasi bagi penumpang terkendala, dan proses penjadwalan ulang (rescheduling) yang transparan.

Secara keseluruhan, Dudy menjamin bahwa aktivitas di seluruh bandara internasional di Indonesia masih berfungsi optimal dan aman, baik untuk proses keberangkatan maupun kedatangan penumpang.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

Bursa Asia Awali November di Zona Merah

Senin, 02 November 2026 | 08:21

Laba Samindo Resources Melonjak 53 Persen, Efisiensi Biaya Jadi Penopang

Senin, 02 November 2026 | 07:55

Jet Pribadi Jatuh dan Meledak Dekat Permukiman, Sembilan Orang Tewas

Senin, 02 November 2026 | 07:40

Dituding Manipulasi Suara, Ketua KPU India Didesak Mundur

Senin, 02 November 2026 | 07:20

OJK: Tak Ada Dua Sanksi untuk Satu Pelanggaran di Pasar Modal

Senin, 02 November 2026 | 07:06

Polda Metro Tak Cukup Minta Maaf soal “Mahasewa Bayaran”

Senin, 02 November 2026 | 06:40

Kelurahan Berperan Besar Menuju Jakarta Kota Global

Senin, 02 November 2026 | 06:36

Potensi Pasar Asuransi Syariah RI Masih Besar

Senin, 02 November 2026 | 06:00

PPP NTB Protes Mardiono Asal Pecat Pengurus

Senin, 02 November 2026 | 05:39

Ketika Syarat Konstitusional Wapres Dipersoalkan

Senin, 02 November 2026 | 05:26

Selengkapnya