Berita

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa. (Foto: RMOL)

Dunia

Inisiatif Prabowo jadi Juru Damai Israel-Iran Penting demi Perdamaian

MINGGU, 01 MARET 2026 | 17:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Lembaga think tank GREAT Institute menyambut baik kesiapan Presiden Prabowo Subianto menjadi mediator untuk menghentikan eskalasi konflik antara Iran dan Israel yang didukung Amerika Serikat (AS).

Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa menilai langkah Presiden Prabowo menawarkan diri sebagai mediator merupakan inisiatif penting untuk menyelamatkan proses perdamaian yang sempat menunjukkan kemajuan.

“Sayang sekali pembicaraan damai AS-Iran yang sehari sebelumnya dilaporkan mencapai kemajuan berarti mendadak rusak oleh serangan Israel. Ini menunjukkan pemerintahan Benjamin Netanyahu memiliki kepentingan lain yang merugikan perdamaian kawasan sekaligus membahayakan keselamatan warga Israel sendiri,” ujar Teguh, Minggu, 1 Maret 2026.


Menurut Teguh, dialog damai harus tetap dilanjutkan dengan pendekatan dan metode baru, termasuk melibatkan Indonesia sebagai pihak mediator yang dinilai memiliki posisi netral.

“Tidak ada yang lebih berharga dari perdamaian kawasan dan keselamatan umat manusia di seluruh dunia. Kami mengapresiasi kesediaan Presiden Prabowo mengajak semua pihak terhindar dari kehancuran yang tak terbayangkan,” katanya.

Ia juga menilai serangan balasan Iran merupakan upaya untuk “menyamakan posisi” dalam konflik dan memiliki dasar hukum internasional karena dijamin dalam Piagam PBB.

Setelah posisi kedua pihak dianggap setara, Teguh berharap ketegangan dapat mereda dan pihak-pihak yang bertikai bersedia kembali ke meja perundingan untuk melanjutkan proses perdamaian.

Konflik memanas setelah Israel secara mendadak melancarkan serangan ke sejumlah wilayah Iran, termasuk permukiman sipil di Teheran dan Isfahan pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026.

Kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatullah Ali Khamenei menjadi salah satu sasaran serangan. Sementara itu, sebuah asrama putri di Isfahan turut hancur dan dilaporkan menewaskan puluhan siswi.

Serangan tersebut terjadi di tengah putaran ketiga pembicaraan damai Amerika Serikat dan Iran di Jenewa yang dimediasi Oman.

Tak lama berselang, Iran melancarkan serangan balasan dengan mengacu pada hak mempertahankan diri sebagaimana diatur dalam Pasal 51 Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Selain menargetkan Tel Aviv, Iran juga menyerang sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan negara-negara Teluk.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya