Berita

Ilustrasi serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. (Foto: Anadolu)

Politik

Konflik Global Bisa Meletus Gegara Serangan AS-Israel ke Iran

MINGGU, 01 MARET 2026 | 01:26 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Timur Tengah (Timteng) kembali memanas menyusul serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran. 

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, konflik terbuka antara ketiga aktor tersebut berpotensi menyeret dunia ke pusaran konflik global yang lebih luas.

Amir melihat dinamika yang terjadi tidak lagi sekadar konflik regional, melainkan sudah menyentuh konfigurasi kekuatan besar dunia.


“Iran bukan aktor tunggal. Di belakangnya ada kepentingan strategis Rusia dan China. Jika eskalasi tak terkendali, maka risiko konflik global terbuka sangat nyata,” kata Amir dalam keterangannya, dikutip Minggu 1 Maret 2026.

Dalam analisisnya, Amir menjelaskan bahwa perang modern tidak selalu melibatkan konfrontasi langsung antarnegara besar. Sebaliknya, pola yang lebih mungkin terjadi adalah proxy war atau perang perwakilan.

Menurut Amir, Iran memiliki jaringan kelompok sekutu di kawasan, seperti kelompok Houthi di Yaman dan Hizbullah di Lebanon Selatan. 

Jika konflik meningkat, kedua aktor ini berpotensi menyerang kepentingan Israel maupun pangkalan militer AS di kawasan Teluk.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Purbaya Bakal Bahas Layer Baru Cukai Rokok Oktober, Pengusaha Ilegal Siap-Siap

Sabtu, 05 September 2026 | 20:23

Kasus Tahura Singlurus Pintu Masuk, Koptasi Minta Selisih LHV Batubara SSS Diusut

Sabtu, 05 September 2026 | 20:20

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

Gen Z Antusias, Ribuan Anak Muda Padati LFF 2026 Sejak Pagi

Sabtu, 05 September 2026 | 19:44

Menhut Perkuat Penyelamatan Satwa Liar di Tengah Karhutla Kalteng

Sabtu, 05 September 2026 | 19:28

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Putusan Banding yang Meringankan di Kasus Andrie Yunus

Sabtu, 05 September 2026 | 19:13

OMC Berhasil Datangkan Hujan, KLH Pastikan Karhutla di Kalbar dan Kalteng Terkendali

Sabtu, 05 September 2026 | 19:00

Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Ini Sejarah Letusannya

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

BAIK Bangkit dari Suspensi, Siapkan Jurus Pulihkan Kinerja

Sabtu, 05 September 2026 | 18:46

Kemenhut Siapkan Call Center Rescue 24 Jam Tangani Satwa Liar Terdampak Karhutla

Sabtu, 05 September 2026 | 18:37

Selengkapnya