Berita

Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour.(Foto: AFP)

Politik

Menhan Iran dan Komandan IRGC Dikabarkan Tewas dalam Serangan Israel-AS

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 22:03 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Dua pejabat tinggi militer Iran dilaporkan tewas dalam serangan brutal Israel dan Amerika Serikat (AS) pada Sabtu, 28 Februari 2026. 

Mengutip Reuters, Menteri Pertahanan Iran, Amir Nasirzadeh, dan Komandan Garda Revolusi Iran (IRGC) Mohammed Pakpour, diyakini menjadi korban dalam serangan tersebut.

Informasi tersebut disampaikan oleh dua sumber yang mengetahui langsung operasi militer Israel serta satu sumber regional.


Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan bahwa hampir semua pejabat Iran selamat dan sehat.

“Hampir semua pejabat selamat dan sehat serta masih hidup. Kita mungkin kehilangan satu atau dua komandan. Tapi itu bukan masalah besar,” kata Araghchi dikutip dari kantor berita IRNA.

Saat ini aksi saling serang masih terus berlangsung. Terbaru, Kementerian Luar Negeri Iran mengonfirmasi tewasnya 57 siswi, dan 60 lain luka-luka di sebuah sekolah putri di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baqaei mengecam serangan yang menargetkan para pelajar itu, dan meminta PBB untuk segera bertindak.

"Ini adalah kejahatan yang terang-terangan. Dunia harus menentang ketidakadilan yang serius ini. Dewan Keamanan PBB harus bertindak sekarang dalam menjalankan tanggung jawab utamanya berdasarkan Piagam PBB," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya