Berita

Direktur Reserse Narkoba Polda Nusa Tenggara Barat (NTB), Kombes Roman Elhaj di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan pada Jumat, 27 Februari 2026 (Foto: RMOL/Bonfilio Mehendra)

Presisi

Polda NTB Tangkap Ais Setiawati, Bendahara Bandar Narkoba Koh Erwin

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 09:50 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) menangkap Ais Setiawati yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) di Mataram pada Kamis, 26 Februari 2026.

Ais diketahui berperan sebagai bendahara bandar narkoba “Koh Erwin” alias Erwin Iskandar, yang terlibat dalam kasus peredaran narkoba yang turut menyeret mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro.

Direktur Reserse Narkoba Polda NTB, Kombes Roman Elhaj, mengatakan penangkapan Ais bertepatan dengan penangkapan Koh Erwin di Sumatra Utara (Sumut).


“Salah satu DPO-nya juga sudah kita tangkap atas nama Ais selaku bendahara. Kita tangkap di Mataram. Jadi Bareskrim tangkap Koh Erwin kemarin di Sumut, dekat dengan perbatasan Malaysia. Kita amankan satu lagi DPO di Mataram,” ujar Roman di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat, 27 Februari 2026.

Roman menjelaskan, peran Ais adalah menerima hasil penjualan narkotika dari Anita, istri anggota SPKT Polres Bima Kota, Bripka Irfan.

Ais juga disebut sempat bertemu dengan mantan Kasat Resnarkoba Polres Bima Kota, AKP Malaungi.

“Iya betul (sempat bertemu) di Hotel Marina Inn di Bima itu ada Koh Erwin, ada Malaungi, ada Ais, dan Anita,” kata Roman.

Setelah ditangkap, Ais langsung dibawa ke Jakarta untuk diserahkan ke Bareskrim Polri.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Lepas Status WNI Kena Tarif Rp5 Juta, Ini Kata Ketua DPR

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:23

KPK Panggil Lima Pejabat BPK Sumsel

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:16

Saham BUMI Menguat 6 Persen pada Sesi I, Bukukan Transaksi Rp727,5 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:15

Pengisian Jabatan di Kemenag Dituntut Adil dan sesuai Meritokrasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:08

Bisa Jadi Ada Aparat Lain Seperti Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:06

Sekolah Negeri Sepi Peminat Harus Jadi Perhatian

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:05

Mereduksi Bobot Kekuasaan Gibran Lewat Pergeseran Posisi Duduk Wapres

Selasa, 21 Juli 2026 | 14:04

Sepak Bola Berbasis Bukti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:50

DPR Minta Kesetaraan Penanganan Kasus Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:39

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan dalam Pemungutan Pajak Berpeluang Gerus Kepercayaan Publik

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:38

Selengkapnya